Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung akan segera membangun ruang SDN 1 Babadan yang ambruk. Saat ini masih dilakuan proses pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Kami bahas dengan tim TAPD, beberapa anggota dewan juga membahas itu. Nanti segera kita alokasikan ya untuk SDN Babadan 1 karena roboh ini ya," kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung Tri Hariadi, Senin (1/6/2026).
Menurutnya penanganan kerusakan bangunan sekolah tersebut penting untuk segera dilakukan agar aktivitas belajar mengajar kembali normal seperti biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya target 2026 lah. Kalau hal semacam itu memang segera dibutuhkan, ya kan," ujarnya.
Baca juga: Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Ambruk |
Sementara itu Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Tulungagung, Dwi Teguh Prasetyo, mengatakan pembangunan SDN 1 Babadan menjadi prioritas pemerintah.
Rencananya dinas pendidikan akan melakukan penggeseran anggraan. Hal tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari TAPD.
"Sepertinya disetujui, kebetulan ini juga mau ada pembahasan pergeseran anggaran ketiga. Jadi momennya pas," jelasnya.
Teguh mengaku belum mengetahui jumlah anggaran yang akan dialokasikan, sebab masih akan dilakukan survei lapangan bersama dinas pekerjaan umum dan penataan ruang.
"Besok akan kami cek lagi bersama PUPR, termasuk pemeriksaan ruang kelas yang lain. Kalau untuk atap kemungkinan akan kami ganti di semua ruang kelas. Sementara untuk temboknya kami cek dulu dengan tim teknis," imbuhnya.
Jika anggaran telah disetujui kemungkinan besar proses pembangunan akan dilakukan pada Agustus mendatang. Targetnya sebelum Desember bangunan baru telah selesai.
Terkait proses pembelajaran, saat ini kelas 5 dan 6 dialihkan ke ruang perpustakaan dan musala. Sementara itu untuk proses ujian akhir kenaikan kelas kemungkinan besar akan dilakukan bergantian.
"Untuk kelas enam sudah selesai, tinggal kelas lima yang mau ujian kenaikan kelas. Kalau ujian kan tidak sampai siang, ya bisa gantian," imbuhnya.
Sebelumnya, Selasa (26/5/2026) pukul 1.00 WIB ruang kelas 6 SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo ambruk total. Selain itu ruang kelas lima juga mengalami kerusakan pada bagian atap dan rawan roboh.
Beruntung satu bulan sebelum kejadian, ruang kelas tersebut telah dikosongkan, sehingga tidak membahayakan para siswa.
(ihc/dpe)
