Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Ambruk

Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Ambruk

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 26 Mei 2026 11:20 WIB
Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Roboh
Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Roboh/Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Dua ruang kelas SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung rusak parah, salah satunya ambruk. Kini, aktivitas belajar mengajar dipindah ke ruang perpustakaan dan musala.

Kepala SDN 1 Babadan, Endang Sri Wahyuni mengatakan, ambruknya ruang kelas 6 terjadi pada Selasa (26/5/2026) pukul 01.00 WIB. Sementara ruang kelas 5 mengalami kerusakan parah dan rawan ambruk.

"Ambruk sekitar jam 01.00 WIB, dini hari. Saya mendapat WA dari salah satu teman guru. Yang ambruk satu ruang kelas," kata Endang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung RobohRuang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Roboh Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim

Ambruknya ruang kelas ini dipicu oleh kondisi konstruksi bangunan yang telah tua dan lapuk. Kerusakan telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

"Ini merupakan pembangunan lama. Sangat lama yang belum pernah direnovasi. Sebelumnya itu pernah ada renovasi tapi di bagian teras karena yang kelihatan rusak terasnya," ujarnya.

Menurutnya, tanda-tanda kerusakan parah ruang kelas 5-6 dirasakan sekitar satu bulan lalu. Beberapa konstruksi kayu pada bagian atap mulai patah.

Untuk mengantisipasi kejadian fatal, pihak sekolah mengosongkan kedua ruang kelas tersebut dan aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke ruang perpustakaan dan musala.

"Alhamdulillah sekarang aktivitas belajar mengajar tidak terganggu, hanya kami pindah ke perpustakaan dan musala," jelasnya.

Lebih lanjut, Endang menjelaskan, sebelum insiden ambruknya ruang kelas ini, pihaknya telah mengajukan usulan pembangunan secara lisan kepada pihak Dinas Pendidikan Tulungagung. Namun, hingga kini belum ada realisasi.

"Saya sudah menghadap, menyampaikan kondisi sekolah secara lisan," imbuhnya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan ruang kelas yang roboh, sehingga aktivitas belajar mengajar para siswa bisa kembali seperti semula.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads