Puskesmas Tiron Kediri Terbakar Hebat, Api Diduga dari Apotek

Andhika Dwi - detikJatim
Senin, 01 Jun 2026 06:58 WIB
Kebakaran Puskesmas Tiron Kediri/Foto: Istimewa
Kediri -

Kebakaran melalap gedung Puskesmas Tiron di Dusun Sambirejo, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Senin (1/6/2026) dini hari. Api yang diduga berasal dari ruang apotek menghanguskan sebagian bangunan dan peralatan kesehatan. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 00.28 WIB oleh penjaga puskesmas, Ulfa, saat melakukan pengecekan rutin. Saat itu, api disebut sudah membesar di area lemari pendingin (kulkas) yang berada di ruang apotek.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang terjadi pada instalasi atau peralatan elektronik di ruangan tersebut. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke sejumlah bagian bangunan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Menerima laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 00.33 WIB dan tiba delapan menit kemudian. Upaya pemadaman turut dibantu personel dari Pos Ngadiluwih serta armada pemadam milik Pemerintah Kota Kediri.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Armada tersebut terdiri dari dua unit dari Pos Grogol dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air, satu unit dari Pos Ngadiluwih, dan satu unit bantuan dari Kota Kediri.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari dua jam. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB.

Berkat respons cepat petugas, api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar puskesmas. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bangunan, peralatan medis, hingga stok obat-obatan yang berada di dalam puskesmas. Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Sementara itu, aset dan fasilitas yang berhasil diselamatkan ditaksir bernilai sekitar Rp 800 juta.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyatakan seluruh rangkaian penanganan kebakaran telah dilaporkan secara resmi. Dokumentasi kejadian dan proses pemadaman juga telah dihimpun sebagai bahan evaluasi.

"Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Berkat sinergi tim Damkar Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, api berhasil dipadamkan sesuai SOP sehingga tidak merembet lebih luas dan tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kaleb kepada detikJatim. Senin (1/6/2026).

Kaleb menambahkan, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Pasca-kejadian, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik dan sistem proteksi kebakaran di fasilitas layanan kesehatan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari.



Simak Video "Video: Niat Mau Bantu Padamkan Api, Pria di Makassar Tewas Tersengat Listrik"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork