Suhu Malang Raya Capai 18 Derajat Celcius Saat Kemarau, Ini Kata BMKG

Suhu Malang Raya Capai 18 Derajat Celcius Saat Kemarau, Ini Kata BMKG

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 31 Mei 2026 15:20 WIB
Thermometer on snow shows low temperatures under zero. Low temperatures in degrees Celsius and fahrenheit. Cold winter weather twenty under zero.Thermometer on snow shows low temperatures under zero. Low temperatures in degrees Celsius and fahrenheit. Cold winter weather twenty under zero.
Ilustrasi suhu dingin (Foto: iStock)
Malang -

Udara di Malang Raya terasa jauh lebih dingin dari biasanya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso Malang mengungkapkan, fenomena ini dikenal dengan istilah bediding dan merupakan hal yang normal terjadi saat musim kemarau.

Forecaster on Duty BMKG Karangploso, Retno Wulandari menjelaskan, ada dua faktor utama yang menyebabkan suhu Malang Raya mendadak turun drastis selama beberapa hari terakhir. Faktor pertama adalah minimnya tutupan awan di langit.

"Saat musim kemarau, tutupan awan berkurang. Pada siang hari permukaan bumi menyerap panas matahari, tetapi pada malam hari panas tersebut dilepaskan kembali ke atmosfer. Karena tidak ada awan, maka panas tersebut lebih cepat dilepaskan," kata Retno kepada detikJatim, Minggu (31/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Retno mengibaratkan awan sebagai selimut bumi. Ketika awan absen, maka kehangatan di permukaan bumi akan hilang dengan cepat ke luar angkasa.

Faktor kedua, lanjut Retno, adalah pergerakan angin dari belahan bumi selatan. Saat ini, wilayah Indonesia sedang dipengaruhi oleh Monsun Australia.

ADVERTISEMENT

"Wilayah Indonesia dipengaruhi oleh angin timur atau Monsun Australia yang membawa massa udara relatif kering dan lebih dingin dari Benua Australia menuju Indonesia," jelasnya.

Berdasarkan pantauan di kantor BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur di Karangploso, suhu minimum bahkan sudah menyentuh angka belasan derajat.

"Pagi tadi suhu minimum tercatat 18,4 derajat Celsius. Soal bediding sendiri diperkirakan akan terjadi hingga bulan Juli-Agustus 2026, dan berangsur suhu minimum akan meningkat pada bulan selanjutnya," tandasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads