Emil Ungkap WFH ASN Pemprov Jatim Efektif Tekan Konsumsi BBM

Emil Ungkap WFH ASN Pemprov Jatim Efektif Tekan Konsumsi BBM

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 30 Mei 2026 11:45 WIB
Wagub Jatim Emil Dardak
Wagub Jatim Emil Dardak (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut WFH ASN Pemprov Jatim efektif menekan konsumsi BBM. Emil memberi sinyal WFH akan diperpanjang.

"Dampaknya positif dan alhamdulillah kinerja ASN relatif bisa kita jaga dari rekan-rekan yang melakukan WFH," kata Emil di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (30/5/2026).

WFH Pemprov Jatim diketahui sudah diterapkan sejak 1 April. Emil mengungkap ada peluang WFH diperpanjang namun menunggu pengumuman resmi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sebaiknya tidak mendahului pengumuman resmi yang kita sampaikan pasca rapat malam ini di Grahadi dengan Ibu Gubernur," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Emil mengklaim WFH ASN Jatim sangat efektif dan kinerja para aparatur negara tetap terjaga. Meski begitu, ia tidak menampik ada pelanggaran-pelanggaran kecil yang dilakukan ASN selama WFH.

"Banyak nggak (pelanggaran) satu atau dua nanti akan dilaporkan BKD di rapat nanti. Karena di rapat pendahuluan, karena Kepala BKD Jatim tidak menyampaikan adanya insiden-insiden yang sangat signifikan, bukan berarti nggak ada, cuma tidak menjadi hal inti yang ada di laporan efektifitas WFH," jelasnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini yakin ke depan WFH akan terus optimal dalam menekan konsumsi BBM para ASN. Apalagi, perjalanan dinas sudah banyak dikurangi.

"Ada penghematan BBM dari tidak berpergiannya para pegawai karena mereka benar-benar bekerja dari rumah. Ada mekanisme menggunakan video conference untuk memastikan bahwa rekan-rekan ini bekerja dari rumah. Saya tanya gimana kan bisa pakai virtual background-lah, atau apalah, ada mekanisme yang dilakukan antar kolega juga untuk memantau dan melaporkan kinerja harian tersebut pada saat WFH," bebernya.

"Jadi jangan sampai WFH itu diartikan libur, tapi betul-betul ini kan sudah era digital, harusnya produktifitas bisa kita jaga meskipun tidak secara fisik berada di kantor. Itu yang jadi penting, jadi penghematan dari sisi terbesar pengurangan konsumsi BBM dari pegawai. Kalau dari sisi pemerintah kan sebenarnya kita sudah mengurangi perjalanan dinas juga ya, penggunaan BBM di kantor berkurang tetapi yang besar pengurangan dari itu ya (pegawai). Lalu pengurangan listrik, pengurangan konsumsi listrik di kantor kita juga mengalami penurunan," tandasnya.



(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads