Takbir Idul Adha 2026 Berakhir Kapan? Ini Jadwal Hari Tasyrik

Takbir Idul Adha 2026 Berakhir Kapan? Ini Jadwal Hari Tasyrik

Irma Budiarti - detikJatim
Jumat, 29 Mei 2026 11:30 WIB
Ilustrasi mendengarkan khotbah saat salat Jumat.
Ilustrasi salat. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir saat menyambut hari raya Idul Adha hingga berakhirnya hari tasyrik. Takbir yang dibaca setelah salat selama periode tersebut dikenal sebagai takbir muqayyad.

Takbir muqayyad juga menjadi salah satu syiar yang biasa terdengar sejak malam Idul Adha hingga beberapa hari setelahnya. Lalu, takbir Idul Adha 2026 berakhir kapan? Simak informasi selengkapnya di sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari Tasyrik Idul Adha 2026

Berdasarkan hasil sidang isbat yang ditetapkan Kementerian Agama RI, 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin 18 Mei 2026. Dengan demikian, hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah diperingati pada Rabu 27 Mei 2026. Sementara itu, hari tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Idul Adha, yakni:

  • 11 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Kamis 28 Mei 2026
  • 12 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Jumat 29 Mei 2026
  • 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Sabtu 30 Mei 2026

Kapan Terakhir Takbir Idul Adha 2026?

Pada hari-hari tasyrik, umat Islam masih dianjurkan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Waktu penyembelihan dimulai setelah pelaksanaan salat Idul Adha pada Rabu 27 Mei 2026, hingga sebelum azan Magrib pada Sabtu 30 Mei 2026 atau 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

Selain itu, muslim juga dianjurkan terus mengumandangkan takbir hingga berakhirnya hari tasyrik. Mayoritas ulama menjelaskan takbir muqayyad dibaca setelah salat fardu sejak hari Arafah hingga akhir hari tasyrik. Dengan demikian, takbir Idul Adha 2026 berakhir setelah salat Asar pada Sabtu 30 Mei 2026.

Apa Itu Takbir Muqayyad?

Dilansir NU Online, takbir muqayyad merupakan takbir yang dibaca pada waktu tertentu, khususnya setelah pelaksanaan salat selama hari raya Idul Adha dan hari tasyrik. Takbir ini berbeda dengan takbir mutlak atau takbir mursal yang dapat dikumandangkan kapan saja tanpa terikat waktu tertentu.

Dalam penjelasannya, Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Syafi'i melalui kitab Fathul Qarib al-Mujib menerangkan takbir pada hari raya terbagi menjadi dua macam, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad. Keduanya memiliki bacaan yang sama, tetapi berbeda pada waktu pelaksanaannya.

Takbir muqayyad dibaca setelah salat pada tanggal 9-13 Dzulhijjah. Tanggal 9 Dzulhijjah dikenal sebagai hari Arafah, tanggal 10 Dzulhijjah merupakan hari raya Idul Adha, sedangkan tanggal 11-13 Dzulhijjah disebut hari tasyrik.

Pelaksanaan takbir muqayyad dimulai sejak malam hari raya Idul Adha hingga pelaksanaan salat Idul Adha. Selanjutnya, takbir terus dikumandangkan setelah salat fardu maupun salat sunah sampai berakhirnya hari tasyrik.

Bacaan Takbir Idul Adha

Takbir Idul Adha dibaca untuk mengagungkan Allah SWT dan menjadi salah satu syiar yang dianjurkan selama hari raya kurban hingga hari tasyrik. Bacaan takbir ini umumnya dikumandangkan di masjid, musala, maupun di rumah oleh umat Islam sejak malam Idul Adha hingga berakhirnya hari tasyrik.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ .اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah.Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Tiada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan memurnikan agama hanya untuk-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya. Tiada Tuhan selain Allah semata, Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan golongan-golongan musuh dengan sendiri-Nya. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.

Dengan memahami jadwal hari tasyrik dan waktu berakhirnya takbir muqayyad Idul Adha, umat Islam dapat lebih maksimal dalam menghidupkan syiar Idul Adha hingga penghujung hari tasyrik.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads