Bacaan Bilal Idul Adha Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Bilal Idul Adha Arab, Latin, dan Artinya

Jihan Navira - detikJatim
Selasa, 26 Mei 2026 21:30 WIB
Ilustrasi Idul Adha
Ilustrasi Idul Adha. Foto: Levi Meir Clancy/Unsplash
Surabaya -

Menjelang pelaksanaan salat Idul Adha, banyak masyarakat mencari bacaan bilal yang biasa dikumandangkan sebelum salat dimulai hingga menjelang khutbah. Bacaan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian salat Id karena berfungsi sebagai penanda sekaligus panduan bagi jemaah selama ibadah berlangsung.

Agar lebih mudah dipahami dan dipelajari, berikut bacaan bilal Idul Adha lengkap tulisan Arab, latin, dan artinya. Teks ini dapat digunakan oleh bilal, panitia masjid, maupun jemaah yang ingin mengetahui susunan pelaksanaan salat Idul Adha dengan lebih jelas.

Apa Itu Bilal Idul Adha?

Dilansir dari laman detikHikmah, bilal Idul Adha merupakan bacaan khusus yang menjadi penanda sholat akan dimulai, karena salat Idul Adha tidak dimulai dengan kumandang azan maupun ikamah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdul Kadir Nuhuyanan dalam bukunya berjudul Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap menjelaskan salat Idul Adha dikerjakan pagi hari sekitar pukul 06.00-06.30 WIB, lebih pagi dibandingkan salat Idul Fitri. Bilang memiliki peran penting ketika di dalam salat Idul Adha tidak ada adzan dan iqamat yang mendahului.

Mengutip NU Online, bilal salat Idul Adha sendiri dijelaskan dalam hadis yang tertulis di Kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu.

ولا يؤذن لها ولا يقام لما روى عن بن عباس رضي الله عنهما قال " شهدت العيد مع رسول الله صلي الله عليه وسلم ومع أبي بكر وعمر وعثمان رضي الله عنهم فكلهم صلى قبل الخطبة بغير اذان ولا اقامة " والسنة أن ينادى لها الصلاة جامعة لما روى عن الزهري أنه كان ينادى به

Artinya: Pada salat Idul tidak terdapat kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA 'Aku menyaksikan salat Id bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Utsman RA. Mereka semua melakukan shalat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah.' (Bilal) Dianjurkan untuk menyeru dengan 'as-shalāta(u) jāmi'ah' sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat demikian.

Imam An-Nawawi menjelaskan, hadis Ibnu Abbas RA diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Sedangkan, Imam Muslim meriwayatkan hadis serupa dari sahabat Ibnu Abbas RA dan sahabat Jabir RA. Hadits lain dengan makna serupa dari Az-Zuhri diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. (Lihat Imam An-Nawawi, 2010 M: V/17).

Bacaan Bilal Idul Adha

Berikut bacaan bilal salat Idul Adha, sebagaimana yang dirangkum dari buku Kumpulan Doa, Dzikir dan Sholawat Al-Khoirot oleh A Fatih Syuhud.

1. Bacaan Bilal Idul Adha sebelum Salat Id

Ketika imam datang dan siap memulai salat Id, bilal segera mengumandangkan seruan (tarqiyyah):

الصَّلَاةَ جَامِعَةً

Arab Latin: As-shalāta(u) jāmi'ah.

Artinya: (Marilah) salat Idul Adha berjamaah.

Kemudian bilal melanjutkan dengan bacaan berikut.

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ صَلَاةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ صَلَاةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Arab Latin: Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini shalaatan jaami'atan rahimakumullaah.

Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini shalaatan jaami'atan rahimakumullaah.

Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa laa ilaaha illallaah.

Artinya: (Marilah kita) salat sunah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kalian semua.

(Marilah kita) sholat sunah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kalian semua.

(Marilah kita) salat sunah Idul Adha berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.

2. Bacaan Bilal Idul Adha Setelah Salat Id

Setelah salat Idul Adha selesai dengan diakhiri salam, bilal bisa melanjutkan bacaan berikut.

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْأَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُوْرِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامَ، إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوْا أَثَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللهُ، وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ الله

Arab Latin: Ma'aasyiral muslimina wa zumratal mu'miniina rahimakumullaah, i'lamuu anna yaumakum haadzaa yaumu 'iidil adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, ahalallahu lakum fiihith tha'aama wa harrama 'alaikumush shiyaama, idzaa sha'idal khatiibu 'alal minbari anshituu atsaabakumullaahu, wasma'uu ajaarakumullaahu, wa athii'u rahimakumullaah.

Artinya: Wahai sekalian kaum muslimin dan golongan kaum mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah hari Idul Adha, hari bahagia, dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian.

3. Bacaan Bilal Idul Adha Sebelum Khutbah Hari Raya

Idul Adha juga dilengkapi dengan khutbah. Sebelum khutbah dimulai, bilal akan memberi aba-aba berupa seruan. Berikut seruan penanda khutbah.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ . اللَّهُمَّ قَوِّ الْإِسْلَامَ وَالْإِيْمَانَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَانِ الدِّيْنِ، رَبِّ إخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Arab Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad, allahumma shalli 'ala sayidina wa maulaana muhammad, Allahumma shalli wa sallim 'ala sayyidina wa maulana muhammad wa 'ala aali sayyidina muhammad. Allahumma qawwil islam wal imaana minal muslimiin wal muslimaat wal mu'miniina wal mu'minaat al ahyaa-i minhum wal amwaat, wanshurhum 'ala mu'aaniddiin, rabikhtim lanaa minka bil khair, wa ya khairan naashiriina birahmatika yaa arhamarraahimiin.

Artinya: Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (laki-laki) dan muslimat (perempuan), kaum mukminin (laki-laki) dan mukminat (perempuan), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang.

Bacaan bilal Idul Adha menjadi bagian penting dalam pelaksanaan salat hari raya karena membantu jemaah mengikuti rangkaian ibadah dengan lebih tertib. Karena itu, memahami susunan bacaan lengkap beserta artinya bisa membantu bilal maupun jemaah menjalankan salat Idul Adha dengan lebih khusyuk.

Menjelang hari raya Idul Adha 2026, masyarakat bisa mulai mempelajari teks bacaan bilal sejak sekarang agar lebih siap saat bertugas di masjid maupun lapangan tempat pelaksanaan salat Id.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads