- Doa Menerima Daging Kurban
- 3 Golongan yang Berhak Mendapatkan Daging Kurban 1. Shohibul Kurban 2. Tetangga, Teman, dan Kerabat 3. Fakir Miskin
- Niat Menyembelih Hewan Kurban
- Doa Menyembelih Hewan Kurban Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Tujuh Orang
Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha yang identik dengan pelaksanaan ibadah kurban. Pada momen ini, umat Islam yang mampu akan menyembelih hewan kurban untuk dibagikan kepada keluarga, tetangga, hingga masyarakat yang membutuhkan.
Ketika menerima daging kurban, umat Islam hendaknya berdoa sebagai bentuk rasa syukur dan mendoakan orang yang berkurban juga. Doa tersebut menjadi ungkapan harapan agar amal ibadah kurban diterima oleh Allah SWT serta membuka keberkahan bagi pemberi maupun penerimanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Menerima Daging Kurban
Pada dasarnya tidak ada penjelasan khusus mengenai doa untuk menerima kurban yang diajarkan Rasulullah SAW. Akan tetapi, terdapat bacaan yang bisa dipanjatkan ketika menerima kurban. Doa ini dibaca Rasulullah SAW ketika menerima suguhan makanan sebagai berikut.
اَللّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ وَاغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ
Arab Latin: Allaahumma baarik lahum fiima rozaqtahum waaghfirlahum warhamhum.
Artinya: Ya Allah, berilah berkah pada saudara-saudara ini dengan apa yang telah Engkau rezekikan, ampunilah dan kasihanilah mereka.
Doa tersebut tertulis dalam Shahih Muslim dari riwayat Abdullah bin Busr RA. Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr turut menukilnya dalam Kitab adz-Dzikru wa ad-Du`a` fi Dhau`il Kitab wa as-Sunnah.
Selain itu, ada riwayat yang menyebut Rasulullah SAW membaca doa berikut.
للَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي
Arab Latin: Allahumma ath'im man ath'amanii wasqi man saqaa-nii.
Artinya: Ya Allah, berilah makan orang yang memberiku makan, dan berilah minum orang yang memberiku minum. (Shahih Muslim)
3 Golongan yang Berhak Mendapatkan Daging Kurban
Dikutip dari Pandungan Lengkap Fiqh Kurban: Konsep dan Implementasi, terdapat beberapa golongan yang berhak menerima pembagian daging kurban saat Idul Adha sebagai berikut.
1. Shohibul Kurban
Orang yang berhak menerima daging kurban adalah shohibul kurban atau orang yang melaksanakan kurban. Umumnya mendapat sepertiga bagian dari daging hewan kurbannya. Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW menganjurkan orang yang berkurban untuk ikut menikmati sebagian dari daging kurbannya.
Hadis tersebut menunjukkan bahwa menikmati hasil kurban adalah bagian dari ibadah. Meskipun demikian, shohibul kurban tidak diperbolehkan menjual bagian apapun dari hewan kurban, baik daging, kulit, maupun bulunya.
2. Tetangga, Teman, dan Kerabat
Daging kurban juga bisa dibagikan kepada tetangga, sahabat, serta keluarga, termasuk mereka yang tergolong mampu. Pembagian ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi saat Idul Adha. Umumnya, bagian yang diberikan kepada kelompok ini sekitar sepertiga dari total daging kurban.
3. Fakir Miskin
Tujuan utama berkurban adalah berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, golongan fakir miskin menjadi pihak yang paling diutamakan dalam pembagian daging kurban.
Mereka berhak menerima bagian daging kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu meringankan beban mereka. Bahkan, shohibul kurban dianjurkan menambah porsi untuk fakir miskin dari bagian miliknya sendiri sebagai wujud empati dan kasih sayang sesama.
Niat Menyembelih Hewan Kurban
Dalam proses penyembelihan hewan kurban, umat Islam dianjurkan membaca niat dan doa sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah. Dilansir Dompet Dhuafa, bacaan ini dibaca sebelum hewan kurban disembelih sesuai tuntunan syariat.
نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى
Arab Latin: Nawaitu an udhahhi lillaahi ta'ala.
Artinya: Saya niat berkurban karena Allah ta'ala.
Doa Menyembelih Hewan Kurban
Ada tiga macam doa yang dilafalkan ketika menyembelih hewan kurban, yaitu doa menyembelih hewan kurban untuk diri sendiri, untuk orang lain, dan untuk tujuh orang. Berikut rinciannya.
Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.
Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain
(....) بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ
Arab Latin: Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min ... (ucapkan nama pemilik hewan kurban).
Artinya: Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (ucapkan nama pemilik hewan kurban).
Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Tujuh Orang
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِن... يَا كَرِيْمُ
Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ketujuh pemilik hewan kurban) yâ karîm.
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.
(irb/hil)
