Polisi Beber Dugaan Sementara Penyebab Laka Maut Gus Hilman

Polisi Beber Dugaan Sementara Penyebab Laka Maut Gus Hilman

M Rofiq - detikJatim
Senin, 25 Mei 2026 14:20 WIB
Polisi melakukan olah TKP dengan metode TAA di kasus laka maut Gus Hilman di Tol Paspro
Polisi melakukan olah TKP dengan metode TAA di kasus laka maut Gus Hilman di Tol Paspro/Foto: M Rofiq/detikJatim
Probolinggo -

Polisi mulai mengerucutkan dugaan penyebab kecelakaan maut yang menimpa rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro).

Dari hasil analisis awal dan keterangan saksi, pengemudi Toyota Innova diduga mengalami kelelahan hingga mengantuk sebelum kendaraan menghantam dump truck di depannya.

Untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 Jalur B, Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan maut itu terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.14 WIB. Mobil Toyota Innova yang membawa rombongan Gus Hilman terlibat tabrakan dengan dump truck yang melaju searah dari timur ke barat.

ADVERTISEMENT

Dalam peristiwa tersebut, dua staf rombongan meninggal dunia. Sementara Gus Hilman selamat meski mengalami patah tulang dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah mengatakan, dari hasil sementara analisis lapangan serta keterangan sejumlah saksi, polisi menduga pengemudi kehilangan konsentrasi akibat kelelahan saat mengemudi.

"Dugaan sementara, sopir mengalami kelelahan hingga mengantuk setelah beraktivitas sebelum melanjutkan perjalanan," jelasnya di TKP, Senin (25/5/2026).

Pihaknya saat ini masih melakukan analisis menyeluruh menggunakan teknologi TAA untuk mengungkap kronologi dan faktor penyebab kecelakaan secara detail.

"Kami akan menganalisa rangkaian peristiwa kecelakaan, termasuk kondisi dan kekuatan kendaraan Innova," ujar AKBP Septa.

Menurut Septa, olah TKP dilakukan di enam titik utama karena kondisi jalan tol cukup lancar dan area kecelakaan tidak terlalu luas.

Meski demikian, kepolisian belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih menunggu hasil analisis lengkap dari teknologi TAA serta pemeriksaan para saksi.

Sebelumnya, mobil Toyota Innova yang ditumpangi rombongan Gus Hilman diduga kehilangan konsentrasi hingga bergerak ke kiri dan menghantam bagian belakang kanan dump truck yang berada di lajur kiri. Benturan keras di sisi kiri kendaraan menyebabkan dua staf rombongan meninggal dunia, baik di lokasi kejadian maupun saat menjalani perawatan medis.

Hasil olah TKP dan analisis TAA nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menentukan langkah hukum selanjutnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads