Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab kecelakaan rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman.
Investigasi dilakukan di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 Jalur B, Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Senin (25/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai secara rinci kronologi kecelakaan maut yang menewaskan dua staf rombongan. Insiden terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.14 WIB, melibatkan mobil Toyota Innova yang membawa rombongan Gus Hilman dan sebuah dump truck yang melaju searah dari timur ke barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peristiwa itu, dua penumpang dilaporkan meninggal dunia. Sementara Gus Hilman selamat meski mengalami patah tulang dan masih menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah mengatakan, pihaknya melakukan analisis menyeluruh menggunakan teknologi TAA guna mengetahui rangkaian peristiwa dan faktor penyebab kecelakaan secara detail.
"Kami akan menganalisa rangkaian peristiwa kecelakaan, termasuk kondisi dan kekuatan kendaraan Innova," ujar AKBP Septa di lokasi kejadian.
Menurutnya, olah TKP dilakukan di enam titik utama karena kondisi lalu lintas di ruas tol cukup lancar dan area kecelakaan tidak terlalu luas.
Berdasarkan hasil sementara analisis lapangan serta keterangan sejumlah saksi, polisi menduga faktor kelelahan dan mengantuk menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
"Dugaan sementara, sopir mengalami kelelahan hingga mengantuk setelah beraktivitas sebelum melanjutkan perjalanan," jelasnya.
Meski demikian, kepolisian belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih menunggu hasil analisis lengkap dari teknologi TAA serta pemeriksaan para saksi.
Sebelumnya, mobil Toyota Innova yang ditumpangi rombongan Gus Hilman diduga kehilangan konsentrasi hingga bergerak ke kiri dan menghantam bagian belakang kanan dump truck yang berada di lajur kiri. Benturan keras di sisi kiri kendaraan menyebabkan dua staf rombongan meninggal dunia, baik di lokasi kejadian maupun saat menjalani perawatan medis.
Diketahui, Traffic Accident Analysis (TAA) merupakan metode investigasi kecelakaan lalu lintas berbasis teknologi modern yang digunakan kepolisian untuk merekonstruksi peristiwa secara ilmiah dan akurat.
Tujuan utama TAA adalah untuk mengurai kronologi kejadian secara rinci, mulai sebelum tabrakan, saat benturan terjadi, hingga kondisi setelah kecelakaan guna mengetahui penyebab pasti insiden.
Sedangkan untuk teknologi yang digunakan, polisi memanfaatkan perangkat seperti kamera LiDAR dan kamera 360 derajat untuk memetakan lokasi kejadian serta posisi kendaraan secara presisi.
Lalu di hasil akhirnya, Seluruh data digital yang terkumpul diolah menjadi animasi 3D yang dapat digunakan sebagai alat bukti elektronik dalam proses penyidikan.
