Pesulap Merah Bongkar Dugaan Pesugihan Gunung Kawi Malang

Pesulap Merah Bongkar Dugaan Pesugihan Gunung Kawi Malang

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 20 Mei 2026 16:59 WIB
Pesulap Merah bongkar dugaan pesugihan Keraton Gunung Kawi
Pesulap Merah bongkar dugaan pesugihan Keraton Gunung Kawi (Foto: Tangkapan layar)
Malang -

Kawasan wisata ritual Keraton Gunung Kawi di Kabupaten Malang mendadak riuh oleh kedatangan sosok yang tak asing lagi di dunia hiburan dan edukasi supranatural. Yakni Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Marcel dikenal luas karena aksinya yang vokal dalam membongkar trik-trik dukun palsu dan membongkar mitos penggandaan uang.

Kehadiran Marcel di situs yang kerap dikaitkan dengan ritual pesugihan ini langsung memicu perhatian besar dari masyarakat maupun netizen di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam konten video diunggah di akun media sosialnya, Marcel melakukan perjalanan di situs Keraton Gunung Kawi. Ia mengawali dengan menggali keterangan dari masyarakat soal isu pesugihan Gunung Kawi.

Langkah kakinya di area sakral tersebut seolah membawa angin baru sekaligus tanda tanya besar mengenai misi apa yang sedang ia bawa.

ADVERTISEMENT

Bukan Pesulap Merah namanya jika tidak memancing rasa penasaran. Sejak awal kedatangannya, Marcel tampak mengamati beberapa titik petilasan dan berdialog dengan sang juru kunci Keraton Gunung Kawi.

"Sekarang saya ada di Keraton Gunung Kawi. Kita akan ngobrol-ngobrol sama kuncen atau guide yang ada di sini. Kalau memang orang mau pesugihan, ritualnya apa, melakukan apa dan persembahannya apa," ucap Marcel dengan gaya bicaranya yang lugas.

Banyak yang menduga ia akan melakukan aksi pembongkaran trik secara ekstrem, namun kali ini Marcel justru terlihat lebih banyak menggali sejarah dan meluruskan persepsi keliru yang selama ini melekat pada Gunung Kawi.

Marcel menegaskan, ada perbedaan besar antara menjaga kelestarian budaya sejarah dengan praktik penipuan berkedok mistis yang merugikan masyarakat.

Marcel juga mengungkapkan bahwa tujuannya datang ke Keraton Gunung Kawi adalah untuk melihat langsung bagaimana mitos dan realitas berbaur di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk berpikir rasional tanpa harus kehilangan rasa hormat terhadap tempat bersejarah.

"Saya datang ke sini (Keraton Gunung Kawi) bukan untuk merusak adat, melainkan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa membedakan mana tempat bersejarah yang harus dihormati dan mana oknum yang memanfaatkan tempat ini untuk penipuan mistis atau pesugihan abal-abal. Berpikir logis itu perlu agar kita tidak mudah tertipu," kata Marcel.

Kedatangan pesohor berambut merah ini pun mendapat respons langsung dari pihak pengelola dan sesepuh kawasan Keraton Gunung Kawi.

Mereka menyambut baik kehadiran Marcel sejauh tujuannya adalah untuk memberikan dampak positif dan meluruskan stigma negatif yang selama ini menyelimuti Gunung Kawi sebagai pusat pesugihan.

Pihak keraton berharap edukasi yang dibawa oleh Marcel dapat mengubah sudut pandang wisatawan yang datang ke sana.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads