Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban Arab, Latin dan Artinya

Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban Arab, Latin dan Artinya

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Rabu, 20 Mei 2026 13:00 WIB
Ilustrasi doa menyembelih hewan kurban.
Ilustrasi doa menyembelih hewan kurban. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Menjelang hari raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk memahami tata cara ibadah kurban secara menyeluruh, termasuk niat dan doa saat menyembelih hewan kurban.

Hal ini penting karena proses penyembelihan bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk ibadah yang sarat makna ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, penyembelihan hewan kurban disunahkan dilakukan langsung oleh shahibul kurban atau orang berkurban sendiri.

Namun, apabila tidak mampu, penyembelihan dapat diwakilkan kepada orang lain. Lantas, bagaimana niat dan doa menyembelih hewan kurban? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Niat Menyembelih Hewan Kurban

Sebelum proses penyembelihan hewan kurban dilakukan, muslim dianjurkan untuk membaca niat sebagai bentuk penyucian hati dan penegasan bahwa ibadah tersebut semata-mata karena Allah SWT.

Niat ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kurban agar penyembelihan tidak sekadar tradisi, tetapi bernilai ibadah yang sah sesuai syariat Islam. Mengutip dari laman Dompet Dhuafa, berikut bacaan niat yang dianjurkan untuk dibaca sebelum menyembelih hewan kurban.

نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى

Arab Latin: Nawaitu an udhahhi lillaahi ta'ala.

Artinya: Saya niat berkurban karena Allah ta'ala.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

Ada tiga macam doa yang dilafalkan ketika menyembelih hewan kurban, yaitu doa menyembelih hewan kurban untuk diri sendiri, untuk orang lain, dan untuk tujuh orang. Berikut rincian doa menyembelih hewan kurban.

Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.

Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain

(....) بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ

Arab Latin: Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min ... (ucapkan nama pemilik hewan kurban).

Artinya: Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (ucapkan nama pemilik hewan kurban).

Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Tujuh Orang

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِن... يَا كَرِيْمُ

Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ketujuh pemilik hewan kurban) yâ karîm.

Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Melaksanakan kurban tidak hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga melibatkan jiwa dengan membaca doa serta mengikuti tata cara yang telah ditetapkan dalam syariat. Berikut ini tata cara yang bisa dilakukan.

1. Persiapan Sebelum Penyembelihan

Sebelum proses penyembelihan dilakukan, penting untuk memastikan bahwa hewan kurban telah memenuhi ketentuan syariat Islam, seperti cukup usia, dalam kondisi sehat, dan tidak memiliki cacat.

Hal ini bertujuan agar ibadah kurban yang dilakukan sah dan sesuai dengan tuntunan agama. Selain itu, hewan yang dipilih sebaiknya merupakan hewan yang berkualitas dan sesuai dengan kemampuan pekurban.

Tidak kalah penting, perlengkapan penyembelihan juga harus dipersiapkan dengan baik, terutama pisau yang harus diasah hingga tajam agar proses penyembelihan berlangsung cepat, lancar, dan tidak menyakiti hewan lebih lama.

2. Membaca Niat

Sebelum pelaksanaan penyembelihan, hendaknya muslim membaca niat dalam hati untuk berkurban semata-mata karena Allah SWT. Niat ini menjadi landasan utama dalam ibadah kurban, sebagai bentuk ketaatan dan pengharapan akan rida-Nya.

3. Membaca Selawat

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Arab Latin: Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad Saw dan keluarganya.

4. Mengumandangkan Takbir dan Tahmid

Sebelum proses penyembelihan dimulai, bacalah takbir sebanyak tiga kali dan diikuti tahmid satu kali sebagai penanda dimulainya ibadah kurban serta pengagungan kepada Allah SWT.

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Arab Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.

5. Membaca Doa Penyembelihan

Setelah membaca takbir, proses penyembelihan hewan kurban dilanjutkan dengan membaca doa penyembelihan sesuai dengan niat dan peruntukannya, baik untuk diri sendiri maupun atas nama orang lain.

Doa ini menjadi bagian dari adab penting dalam ibadah kurban yang menegaskan bahwa penyembelihan dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus memastikan ibadah tersebut dilakukan dengan penuh kekhusyukan dan sesuai tuntunan syariat Islam.

6. Proses Penyembelihan Sesuai Syariat

Setelah membaca doa, dilanjutkan penyembelihan dengan cara yang benar menurut syariat Islam, yakni dengan memotong bagian yang tepat menggunakan alat tajam secara cepat agar meminimalkan rasa sakit pada hewan.

7. Pengolahan dan Distribusi Daging Kurban

Setelah disembelih, hewan dipotong dan dibagi menjadi beberapa bagian untuk kemudian didistribusikan kepada pihak yang berhak, seperti fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.

Demikian ulasan mengenai niat dan doa menyembelih hewan kurban beserta tata caranya. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah pemahaman dalam menjalankan ibadah kurban sesuai tuntunan syariat Islam. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kurban kita semua. Aamiiiin.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads