Penjelasan Logis soal Penampakan UFO di Kota Batu

Penjelasan Logis soal Penampakan UFO di Kota Batu

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 17 Mei 2026 16:20 WIB
FO yang direkam oleh warga di Coban Rais, Kota Batu.
Penampakan UFO di Kota Malang (Foto: Tangkapan Layar)
Kota Batu -

Media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan Unidentified Flying Object (UFO) di langit Malang Raya. Menanggapi hal tersebut, pakar drone dan pendiri Federasi Drone Indonesia, Arya Dega, memberikan analisisnya terkait fenomena misterius tersebut.

Video berdurasi 29 detik yang diunggah oleh akun TikTok @wong alasan itu merekam sebuah objek berbentuk bulat dengan bagian bawah sedikit datar menyerupai kubah atau cawan terbalik. Objek tersebut tampak diam tidak bergerak di atas kawasan perbukitan Coban Rais, Kota Batu.

Menurut Arya Dega, maraknya pemberitaan atau klaim soal UFO belakangan ini seringkali disalahartikan oleh masyarakat. Dari kacamata penerbangan, istilah UFO murni merujuk pada objek belum teridentifikasi karena keterbatasan visual maupun komunikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UFO menurut saya sebagai orang penerbangan, ya sekedar objek terbang yang tidak atau belum dikenal karena beberapa faktor: tidak ntampak jelas, tidak dapat berkomunikasi langsung dengan objek, dan tidak ada kemiripan dengan objek terbang yang sudah kita kenal saat ini," ujar Arya saat dihubungi detikJatim pada Minggu (17/5/2026).

Arya menambahkan, faktor ketidakjelasan visual dalam rekaman video sering kali memicu bias di masyarakat. Begitu melihat objek asing, opini publik cenderung langsung mengaitkannya dengan makhluk luar angkasa (alien). Padahal, secara bahasa, makna kedua istilah tersebut sangat mendasar.

ADVERTISEMENT

"Orang kalau baca atau dengar UFO langsung kesimpulannya alien. Padahal belum tentu. Dan perlu diingat juga, definisi alien adalah 'orang tak dikenal'. Jadi UFO itu benda melayang tak dikenal, sedangkan alien adalah manusia atau orang tak dikenal. Kalau merujuk makhluk luar angkasa atau dimensi lain, itu sudah ranahnya scientist (ilmuwan)," jelasnya.

Oleh sebab itu, Arya menegaskan dirinya tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa objek di langit Kota Batu tersebut berkaitan dengan kendaraan antariksa dari planet lain.

Ketika dikonfirmasi mengenai karakteristik objek dalam video viral tersebut yang sempat diperdebatkan netizen sebagai balon udara festival, Arya tidak menampik adanya kemiripan visual yang kuat ke arah sana.

"Iya, kalau dari video mirip balon udara yang bagian atasnya mulai kempes berkurang volumenya," tandasnya.

Hingga saat ini, unggahan video tersebut telah memanen belasan ribu likes dan ribuan komentar di TikTok. Meski analisis dari pengamat drone mengarah pada balon udara yang mengempis, belum ada rilis atau penjelasan ilmiah resmi dari otoritas penerbangan maupun ahli astronomi terkait benda melayang di langit Kota Batu tersebut.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads