Karyawan Toko di Dau Malang Hilang Misterius, Keluarga Cemas

Karyawan Toko di Dau Malang Hilang Misterius, Keluarga Cemas

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 16 Mei 2026 19:40 WIB
Agung Haritono (54), dilaporkan hilang misterius dari tempat kerjanya di kawasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang
Agung Haritono (54), dilaporkan hilang misterius dari tempat kerjanya di kawasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang/Foto: Istimewa
Malang -

Agung Haritono (54), dilaporkan hilang misterius dari tempat kerjanya di kawasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pria asal Kota Probolinggo tersebut diketahui meninggalkan lokasi kerja sejak Minggu (3/5/2026).

Hingga kini, keberadaan Agung belum juga diketahui. Keluarga telah melaporkan hilangnya Agung ke Polsek Dau pada 8 Mei 2026.

Agung terakhir kali terlihat meninggalkan tempat kerjanya yang beralamat di Ruko Perumahan Puncak Tidar, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, sekitar pukul 19.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kakak kandung korban Ketut Suparyantono (61), menjelaskan bahwa adiknya pergi dari toko tempatnya bekerja (Toko Ro Green) selama lima tahun terakhir itu tanpa pamit kepada siapa pun.

ADVERTISEMENT

Agung pergi dengan mengendarai satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi N-6857-EFL. Sejak saat itu, pihak keluarga kehilangan kontak sama sekali karena nomor ponsel yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.

Ketut mengungkapkan, pihak keluarga saat ini sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatan Agung. Pasalnya, sang adik diketahui memiliki riwayat medis khusus pada bagian kepala yang rentan memicu masalah jika mengalami benturan atau tekanan.

"Terakhir beliau memang keluar dari toko pukul 19.00 tanpa pamitan. Namun, yang perlu ditekankan juga beliau memang ada kekurangan dan pernah terjadi sakit di kepala seperti gegar otak. Jadi, seumpama terbentur, beliaunya khawatirnya akan ada efek. Nah, kami khawatir beliau juga ada apa-apa," ujar Ketut Suparyantono kepada detikJatim, Sabtu (16/5/2026).

Ketut menambahkan, selama bekerja di Malang, Agung tinggal seorang diri di mess tempatnya bekerja. Karena anak-anaknya sudah dewasa dan menetap di luar kota, tepatnya di Situbondo.

Hal ini membuat pihak keluarga yang berada di Probolinggo langsung bergerak cepat ke Malang untuk melakukan pencarian mandiri sekaligus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Ketut mengaku, bahwa Agung memiliki ciri-ciri fisik dengan postur tubuh tinggi dengan warna kulit sawo matang cenderung kuning langsat. Pada saat terakhir kali terlihat, ia mengenakan kaos berwarna cokelat.

"Barangkali masyarakat ada yang melihat, bisa membantu untuk menghubungi kami atau pihak kepolisian," harap Ketut.

Mengenai motif di balik kepergian adiknya, Ketut mengaku pihak keluarga bersama kepolisian masih terus mendalami segala kemungkinan, termasuk situasi di lingkungan kerja maupun area aktivitas korban sehari-hari.

"Kita mesti dalami apakah ada masalah atau seperti apa. Karena beliau juga rentan. Kami juga khawatir. Dan kebetulan anak-anaknya pada jauh di Situbondo, karena beliau sendiri," pungkas Ketut.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads