Tulungagung Jadi Penyumbang Terbanyak Lulusan SMK Kerja ke LN

Tulungagung Jadi Penyumbang Terbanyak Lulusan SMK Kerja ke LN

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 14 Mei 2026 19:30 WIB
Pemprov Jatim Kirim 4.920 Lulusan SMK Magang dan Kerja ke LN
Pemprov Jatim Kirim 4.920 Lulusan SMK Magang dan Kerja ke LN (Foto: Adhar Muttaqin/ detikjatim)
Tulungagung -

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan ribuan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk magang dan bekerja di luar negeri. Peserta terbanyak berasal dari Tulungagung.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat pelepasan peserta magang di SMK Sore Tulungagung mengatakan, jumlah lulusan SMK yang dikirim ke luar negeri mencapai 4.920 orang. Rinciannya, sebanyak 3.186 orang mengikuti program magang kerja dan 1.734 lainnya menjadi pekerja migran.

"SMK negeri maupun swasta di Jawa Timur ini menjadi bagian penting untuk membangun koneksitas ruang kerja di berbagai negara. Ada Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Jerman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab hingga Turki," kata Khofifah, Kamis (14/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, peserta magang dan pekerja tersebut akan disalurkan ke berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perhotelan, pertanian, pengelasan hingga teknologi.

Khofifah menjelaskan, penyerapan lulusan SMK dan perguruan tinggi vokasi saat ini menjadi perhatian di berbagai negara. Karena itu, kualitas dan kemampuan dinilai menjadi syarat mutlak bagi pekerja yang hendak bekerja di luar negeri.

ADVERTISEMENT

"SMK negeri dan swasta di Jawa Timur telah memiliki peran signifikan dalam membangun konektivitas dunia kerja internasional bagi para siswa," jelasnya.

Ia menambahkan, kemampuan bahasa menjadi syarat penting yang harus dimiliki para siswa SMK. Keterampilan teknis, kata dia, harus didukung dengan kemampuan bahasa asing sesuai negara tujuan.

"Yang ke Turki harus fasih bahasa Inggris, yang ke Korea Selatan harus menguasai bahasa Korea, yang ke Jepang bahasa Jepang. Begitu juga yang ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab harus fasih bahasa Arab," jelasnya.

Rencananya, ribuan peserta magang dan kerja tersebut akan diberangkatkan ke luar negeri pada 20 Mei.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aris Agung Paewai, mengatakan pada tahun ini, khusus untuk peserta dari lulusan SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan sebanyak 1.790, dengan rincian Tulungagung 1.628 orang, Trenggalek 141 orang dan Pacitan 21 orang. Sementara jumlah total peserta magang dan kerja di Jatim mencapai 4.920 orang.

"Tulungagung menjadi peserta terbanyak tahun ini. Mereka ini berasal dari SMK negeri dan swasta," jelas Aries.

Menurutnya, negara tujuan yang paling banyak diminati adalah Jepang. Para peserta nantinya akan bekerja di sektor industri, teknologi hingga pekerjaan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Anak-anak kita ternyata tidak kalah kompetitif dengan tenaga kerja luar negeri lainnya. Mereka juga sudah memahami teknologi AI," ujarnya.

Aris menegaskan, sebelum diberangkatkan, para lulusan SMK telah mendapatkan pelatihan bahasa asing melalui lembaga pelatihan kerja (LPK).

"Mereka dibekali kemampuan bahasa sesuai negara tujuan agar benar-benar siap bekerja," jelasnya.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads