Jembatan Utama Tulungagung-Trenggalek Akan Ditutup Total 7 Bulan

Jembatan Utama Tulungagung-Trenggalek Akan Ditutup Total 7 Bulan

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 13 Mei 2026 22:30 WIB
Jembatan Utama Tulungagung-Trenggalek akan ditutup total karena diperbaiki
Jembatan Utama Tulungagung-Trenggalek akan ditutup total karena diperbaiki (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Jembatan Gondang di ruas jalan nasional Tulungagung-Trenggalek akan dibongkar total untuk dibangun konstruksi batu. Selama pengerjaan akses akan ditutup total selama tujuh bulan.

KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainuddin, mengatakan sesuai rencana kerja dari balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pelaksanaan pembangunan akan dimulai pada 25 Mei hingga 30 November 2026.

"Pembangunan ini dilakukan karena memang kondisi kaki jembatan mengalami kerusakan parah, sehingga berbahaya untuk lalu lintas kendaraan. Informasinya nanti dibongkar total," kata Iptu Zainuddin, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring pengerjaan pembongkaran dan pembangunan jembatan, akses utama dari Tulungagung ke Trenggalek dan sebaliknya ditutup total. Rencananya penutupan akan dilakukan 25 Mei hingga 11 Desember 2026.

ADVERTISEMENT

"Sebetulnya pembagunan selesai 30 November

Namun ada proses sterilisasi, sehingga penutupan diperpanjang sampai 11 Desember 2026," ujarnya.

Selama penutupan berlangsung pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang ada di sekitar lokasi pembangunan.

"Untuk kendaraan roda enam atau truk bertonase besar dari arah Tulungagung menuju Tulungagung, dari Tamanan ke selatan, Boyolangu, Campurdarat, Pakel, ketemu simpang empat Bandung, baru ke utara, baru ketemu simpang empat Durenan. Terus lanjut ke arah Trenggalek," jelasnya.

Sementara itu kendaraan pribadi bisa melintasi ruas jalan alternatif di timur Polsek Kalangbret hingga simpang empat Cabe ke kanan dan tembus di Koramil Gondang. Beberapa jalur alternatif di sekitarnya juga bisa dilalui kendaraan pribadi dan sepeda motor.

"Ini merupakan hasil rapat koordinasi pertama dengan forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Nanti akan kami bahas lagi pada rapat kedua untuk kepastian rekayasa jalur," imbuhnya.

Pihaknya berharap seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas dan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan, sehingga akses Tulungagung-Trenggalek tetap berjalan dengan lancar, meskipun ada pembangunan.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads