Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Jember, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Jember, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Yakub Mulyono - detikJatim
Kamis, 14 Mei 2026 12:00 WIB
Pemotor tewas tertabrak KA Sangkuriang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember
Pemotor tewas tertabrak KA Sangkuriang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember/Foto: Dok. Istimewa
Jember -

Polisi telah merampungkan pendalaman terkait kecelakaan maut yang menewaskan seorang pemuda di perlintasan kereta api Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember. Hasilnya, kecelakaan tersebut dipastikan terjadi karena kelalaian pengendara motor.

Kanit Laka Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nuralamsyah menyatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, korban kurang waspada saat hendak melintasi rel.

"Berdasarkan hasil pendalaman, laka kereta kemarin murni karena kelalaian pengendara R2 (roda dua)," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tommy menjelaskan, saat kejadian posisi kereta api Sangkuriang relasi Banyuwangi-Bandung sudah sangat dekat. Namun, korban yang mengendarai Honda BeAt diduga tidak memperhatikan situasi sekitar sebelum menyeberang.

ADVERTISEMENT

"Kami duga ada kelalaian dari roda dua yang menyeberangi perlintasan pintu kereta tidak toleh kanan toleh kiri," tandasnya.

Tommy menambahkan, klakson dari KA sudah dibunyikan. Namun pemotor tetap menyeberang.

"Karena jarak yang sangat dekat laka tidak bisa terhindarkan. Pemotor tertabrak-terlempar dan mengalami luka di bagian kepala, lalu tewas di TKP," paparnya.

"Pintu perlintasan sudah dibangun namun menurut Dinas Perhubungan belum ada penjaganya karena masih dicarikan petugas yang sesuai dengan kompetensinya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda bernama Rafli Eko Efendik (24) tewas di lokasi kejadian setelah tertabrak KA Sangkuriang di JPL 205, Rabu (13/5), pukul 17.55 WIB.

Kondisi perlintasan tersebut diketahui sudah memiliki palang pintu secara fisik, namun belum dioperasikan karena belum ada petugas jaga dari Dinas Perhubungan.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads