Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Yakub Mulyono - detikJatim
Kamis, 14 Mei 2026 10:44 WIB
Anggota Komisi D DPRD Jember Ahmad Syahri Assidiqi
Anggota Komisi D DPRD Jember Ahmad Syahri Assidiqi/Foto: Istimewa
Jember -

Anggota Komisi D DPRD Jember Ahmad Syahri Assidiqi yang viral karena bermain game dan merokok saat rapat akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Legislator yang akrab disapa Gus Syahri itu mengakui kesalahannya atas perilaku yang dinilai tidak etis tersebut.

"Saya sadar apa yang saya lakukan. Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya," katanya, Kamis (14/5/2026).

Politikus Partai Gerindra tersebut menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada masyarakat Jember sebagai konstituennya. Ia juga meminta maaf kepada pimpinan partai, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat Jember. Saya juga meminta maaf kepada Ketua Umum dan jajaran pimpinan partai atas perilaku yang tidak etis tersebut," ujarnya.

Rapat yang diikuti Syahri diketahui merupakan agenda penting yang membahas persoalan stunting di Jember. Karena itu, ia menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya, baik dari internal partai maupun dari Badan Kehormatan DPRD.

ADVERTISEMENT

"Saya siap mendapatkan sanksi, baik dari pihak internal partai maupun dari lembaga DPRD kabupaten," paparnya.

Sebagai politikus muda yang baru terjun ke dunia politik, Syahri mengaku masih memiliki banyak kekurangan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia berharap peristiwa tersebut bisa menjadi titik balik untuk memperbaiki diri.

"Ini pembelajaran dalam hidup saya. Saya berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi di masa mendatang," tandasnya.

Sebelumnya, aksi Syahri memicu kegaduhan di tengah masyarakat setelah dirinya terekam kamera tengah asyik bermain game Clash of Clans (CoC) sambil merokok di dalam ruangan ber-AC. Padahal, saat itu sedang berlangsung rapat serius mengenai penanganan stunting di Gedung DPRD Jember.

Dalam rapat tersebut turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan, BPJS, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Jember untuk membahas solusi terkait persoalan kesehatan masyarakat.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads