Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi kurban jumbo asal Kabupaten Lamongan untuk Iduladha 1447 Hijriah. Sapi jenis simental tersebut memiliki bobot mencapai 1,2 ton dan berasal dari peternak di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Lamongan, Shofiah Nurhayati mengatakan, sapi itu menjadi salah satu hewan kurban kategori ekstrem yang diajukan Lamongan kepada pemerintah provinsi.
"Lamongan mengusulkan 13 sapi ekstrem dengan berat antara 900 kilogram sampai 1,3 ton. Yang dipilih Presiden satu ekor dengan berat 1,2 ton," kata Shofiah kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sapi pilihan Presiden Prabowo tersebut merupakan milik peternak bernama Haji Wignyo. Menurut Shofiah, sapi simental itu termasuk salah satu sapi terbesar yang dimiliki peternak Lamongan tahun ini.
Ia menjelaskan, proses pembelian sapi kurban bantuan presiden dilakukan langsung oleh pemerintah pusat. DPKH Lamongan hanya bertugas mengusulkan sapi-sapi terbaik yang memenuhi syarat dan kriteria.
"Untuk proses pembelian tidak harus melalui kami, tetapi kami mengusulkan bahwa di Lamongan ada sapi-sapi dengan bobot besar yang layak menjadi hewan kurban presiden," ujarnya.
Rencananya, sapi kurban bantuan Presiden Prabowo tersebut akan disembelih di wilayah Kecamatan Mantup. Sebelum penyembelihan, sapi akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan seperti tradisi pada tahun-tahun sebelumnya.
(ihc/dpe)











































