Dikira Mau Curi Motor, ODGJ di Gresik Babak Belur Dihajar Warga

Dikira Mau Curi Motor, ODGJ di Gresik Babak Belur Dihajar Warga

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Jumat, 08 Mei 2026 23:10 WIB
ODGJ saat diamankan pihak kepolisian
ODGJ saat diamankan pihak kepolisian (Foto: Istimewa)
Gresik -

Seorang pria tanpa identitas yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) babak belur setelah dihajar warga di Jalan Raya Dusun Ngepungsari, Desa Morowudi, Cerme, Gresik. Pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu sempat dikira hendak mencuri sepeda motor milik warga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu warga mendapati seorang pria berada di dekat sepeda motor Honda Scoopy putih bernopol W 6188 NAV milik Dewi Masrifah, warga Morowudi Wetan, Cerme.

Kondisi sepeda motor yang saat itu masih dalam keadaan kunci menancap membuat pria tersebut diduga mencoba mengambil kendaraan tersebut. Warga yang curiga kemudian langsung mengamankan pria itu sebelum akhirnya sempat melakukan pemukulan hingga menyebabkan luka lebam di tubuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Cerme AKP Taufan Arif Nugroho mengatakan, anggotanya menerima penyerahan seorang pria tanpa identitas dari masyarakat. Saat diamankan, pria tersebut sudah dalam kondisi mengalami luka akibat dipukuli warga.

ADVERTISEMENT

"Anggota Polsek Cerme menerima penyerahan seorang laki-laki tanpa identitas dari masyarakat yang diduga melakukan pencurian sepeda motor," jelas Taufan, Jumat (8/5/2026).

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pria tersebut. Dari dalam tas ransel yang dibawanya, ditemukan sejumlah obat-obatan yang berasal dari Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, polisi menduga pria tersebut merupakan ODGJ. Polisi juga memastikan motor yang diduga hendak diambil itu memang dalam kondisi kunci masih menempel.

"Dari hasil interogasi awal dan pengecekan barang bawaan, ditemukan obat-obatan dari RSJ Sambang Lihum. Yang bersangkutan diduga orang dalam gangguan jiwa," kata Taufan.

Polisi selanjutnya membawa pria tersebut ke Puskesmas Cerme untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Setelah itu, pria tersebut diamankan di Polsek Cerme untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Gresik terkait penanganan pria tersebut. Setelah dilakukan penanganan awal, pria itu akhirnya diserahkan ke shelter Dinsos Cerme.

"Korban sudah memahami bahwa terduga pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sehingga tidak menuntut proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Selain itu, korban juga telah membuat surat pernyataan tidak menuntut secara pidana maupun perdata. Polisi memastikan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur sambil tetap memperhatikan kondisi kejiwaan pria tersebut.

"Yang bersangkutan sudah kami serahkan ke pihak Dinsos untuk penanganan lebih lanjut," pungkas Taufan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads