Sebuah video yang menampilkan dugaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) buang air kecil hingga buang air besar di kawasan Alun-alun Gresik viral di media sosial. Aksi tersebut menuai sorotan publik karena terjadi di ruang terbuka yang kerap dipadati warga, termasuk anak-anak.
Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Gresik pun turun tangan menangani peristiwa tersebut.
Video berdurasi 52 detik itu memperlihatkan seorang perempuan yang tidur di sekitar Alun-alun Gresik, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Gresik. Perekam video menunjukkan kondisi sekitar lokasi yang disebut telah digunakan perempuan tersebut untuk buang air kecil dan buang air besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sing wingi ngising, noyo ngawur iki lo. Lo loro wonge, yek opo tindakane Dinas Sosial Gresik iki. Sandinge Pendopo padahal iki.(Yang kemarin BAB dan kencing sembarangan ini lo orangnya. Gimana tindakan dari Dinsos Gresik ini. Padahal didepan Pendopo Kabupaten Gresik pas ini)," demikian suara perekam dalam video tersebut.
Dalam rekaman itu, perempuan tersebut terlihat tertidur di bawah salah satu tiang penyanggah alun-alun. Ia beralaskan kain jarik dan menggunakan tas berwarna hijau sebagai bantal. Kondisinya tampak menggigil saat tertidur di ruang terbuka tersebut.
Perekam video juga mengaku sempat mengunggah rekaman itu ke media sosial, namun kemudian dihapus oleh platform karena dianggap melanggar ketentuan.
"Iki orange, seng postinganku sak durunge dihapus tiktok gara-gara dianggap mengandung unsur pelecehan seksual, sakno bolo. Loro wonge. (Ini orangnya, yang tak upload dalam postinganku sebelum dihapus oleh TikTok karena dianggap mengandung unsur seksual. Kasihan kawan, sakit ini orangnya.)," ucapnya.
Ia pun meminta agar dinas terkait segera mengambil tindakan dengan mengevakuasi perempuan tersebut. Menurutnya, keberadaan ODGJ yang buang air sembarangan di area publik dinilai tidak pantas, terlebih lokasi tersebut ramai dikunjungi anak-anak.
"Loh akeh arek cilik-cilik ngene, nek noyo ngawur ngunu didelok lak gak apik. Wes ngunu ae bolo. (Loh banyak anak kecil-kecil di sini, kalau kencing sembarangan, dilihat anak-anak kan gak baik. Sudah gitu aja kawan)," pungkasnya.
Menanggapi video yang viral itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik A. H. Sinaga mengatakan, peristiwa tersebut sebenarnya bukan kejadian baru. Video itu disebutnya telah beredar sejak beberapa waktu lalu.
"Itu sudah lama, sekitar 2 minggu yang lalu," kata Sinaga, Senin (9/2/2026).
Sinaga memastikan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut. Satpol PP bersama Dinas Sosial Kabupaten Gresik telah mengevakuasi perempuan yang diduga ODGJ itu dari kawasan Alun-alun Gresik.
"Sudah kita evakuasi bersama Dinsos dan sudah dipulangkan ke pihak keluarga," pungkasnya.
(irb/hil)











































