Serangan Tikus Rusak Jagung hingga Cabai di Sawah Lumajang

Serangan Tikus Rusak Jagung hingga Cabai di Sawah Lumajang

Nur Hadi Wicaksono - detikJatim
Jumat, 08 Mei 2026 22:00 WIB
Petani Lumajang terancam gagal panen akibat serangan hama tikus
Petani Lumajang terancam gagal panen akibat serangan hama tikus/Foto: Nur Hadi Wicaksono
Lumajang -

Serangan hama tikus kembali meresahkan para petani di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Sejumlah tanaman seperti jagung, padi, tomat, hingga cabai besar rusak akibat serangan hama tersebut.

Kondisi itu membuat petani mengeluhkan ancaman gagal panen karena tanaman yang sebelumnya tumbuh baik, kini rusak parah dimakan tikus.

Salah satunya dialami Darmawan, petani asal Desa Kedungrejo. Tanaman jagung miliknya yang sudah memasuki masa panen rusak hingga hanya menyisakan bonggol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lahan seluas 1.000 meter persegi miliknya, seluruh tanaman jagung habis diserang tikus. Padahal, biaya untuk benih, pupuk, hingga tenaga kerja sudah terlanjur dikeluarkan.

ADVERTISEMENT

"Jagungnya dimakan tikus. Luasnya seribu meter. Jagungnya gagal panen. Benihnya mahal, petani merugi," kata Darmawan kepada detikJatim, Jumat (8/5/2026).

Menurut para petani, serangan hama tikus tidak hanya menyerang tanaman jagung. Komoditas lain seperti padi, tomat, dan cabai besar juga ikut terdampak dengan total luas lahan yang terserang mencapai sekitar 3 hektare.

"Serangan hama tikus di sini merata semua tanaman jagung, cabai besar, padi," ujar petani lainnya, Rosyid.

Untuk mengantisipasi serangan hama tikus yang semakin meluas, petani memasang pagar plastik di tepi sawah agar tikus tidak masuk ke area tanaman.

Sementara untuk tanaman jagung, petani membungkus tongkol jagung menggunakan plastik agar tidak dimakan hama tikus.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads