Kena Semburan Kobra, Mata Warga Pamekasan Kembali Normal gegara Hal Ini

Kena Semburan Kobra, Mata Warga Pamekasan Kembali Normal gegara Hal Ini

Akhmad Zaini Zen - detikJatim
Kamis, 07 Mei 2026 22:10 WIB
Mata Wawan Awaludin kembali normal usai disembur kobra
Mata Wawan Awaludin kembali normal usai disembur kobra (Foto: Akhmad Zaini Zen/detikJatim)
Pamekasan -

Pengalaman buruk dialami Wawan Awaludin, warga Pademawu, Pamekasan, setelah matanya terkena semburan bisa ular kobra. Namun berkat penanganan cepat dan tepat, kondisi matanya kini kembali normal.

Peristiwa tersebut bisa menjadi pelajaran penting bagi masyarakat apabila mengalami kejadian serupa. Wawan mengaku, setelah matanya terkena semburan bisa ular kobra, dirinya langsung membilas mata dan wajah menggunakan air bersih untuk mengurangi efek racun yang menimbulkan rasa perih.

Tak berhenti di situ, ia juga segera menuju rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis lanjutan. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk mencegah iritasi semakin parah akibat reaksi racun ular.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkat tindakan cepat dan penanganan yang tepat dari tim medis, kondisi mata Wawan kini telah pulih seperti sediakala.

"Alhamdulillah sudah normal berkat doa teman-teman. Kemarin saat kena semburan saya memang sempat cuci muka meski terasa perih di mata, lalu langsung ke rumah sakit dan ditangani tim medis," ujar Wawan saat dihubungi detikJatim, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

Dengan nada bercanda, Wawan juga menceritakan kejadian unik yang dialaminya saat itu.

"Niatnya nganter istri ke rumah sakit, malah saya yang dirawat lebih awal oleh dokter, selama perjalanan saya naik motor boncengan istri, perih saat di jalan, tapi Alhamdulillah saya tahan hingga akhirnya tiba di RSUD," tambahnya sambil tertawa bahagia karena sudah sembuh.

Wawan berencana akan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk melakukan sterilisasi di area rumahnya. Ia khawatir masih ada ular kobra lain yang berkeliaran di sekitar rumahnya.

"Mungkin nanti sore ngubungi rekan damkar,sekarang gantian saya yang menemani istri yang lagi sakit di RSMN, kalau kemarin istri yang menemani saya di RSUD saat mata kena semburan ular," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Wawan Awaludin, warga Pademawu, Pamekasan, terpaksa dirawat ke rumah sakit setelah terkena semburan racun ular kobra di bagian mata. Insiden tersebut terjadi Rabu sore (6/5/26) saat korban hendak keluar rumah rumah untuk mengantarkan istrinya ke rumah sakit.

Menurut keterangan Anam sahabat korban, ular tersebut tiba-tiba mengangkat tubuhnya, membuka tudung leher, lalu menyemprotkan racun ke arah wajah korban. Dalam hitungan detik, korban langsung merasakan perih hebat pada mata dan mengalami gangguan penglihatan.

"Dia mau nganter istrinya ke rumah sakit, tiba-tiba ada ular masuk pintu rumah, saat mau di pentung kepalanya gak kenak hanya mengenai ekor, namun tiba-tiba ular tubuhnya mulai berdiri dan menyemburkan racun," terang Anam, Rabu (6/5/26).

Korban akhirnya berhasil membunuh ular tersebut, meski demikian dalam kondisi sadar korban yang memulai mengalami perih di mata bergegas berangkat ke rumah sakit mengantarkan istrinya sekaligus korban melakukan pengobatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas medis menyatakan korban mengalami iritasi serius pada mata akibat paparan bisa ular.

"Tadi sempat disemprot menggunakan cairan infus, katanya jika telat penanganan bisa berakibat fatal terhadap penglihatan korban," lanjut Anam.

Diketahui, ular kobra jenis ini termasuk dalam kelompok 'spitting cobra' atau kobra penyembur, yang mampu menyemprotkan racun melalui taring depan hingga jarak sekitar 1-2 meter dengan sasaran utama mata. Paparan racun dapat menyebabkan nyeri hebat, peradangan, hingga berisiko kebutaan jika tidak segera ditangani.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads