Jagat media sosial di Lamongan digemparkan beredarnya video dan tangkapan layar percakapan yang menyeret nama Camat Karanggeneng. Oknum pejabat itu diduga menjalin hubungan gelap dengan wanita yang bukan pasangan sahnya.
Dugaan perselingkuhan ini mencuat setelah potongan video yang memperlihatkan sosok diduga sang camat tengah berjalan mesra dengan seorang wanita viral di berbagai platform digital.
Tak hanya video, tangkapan layar berisi percakapan bernuansa tidak pantas dan komentar bernada seksual yang diduga melibatkan oknum tersebut juga ikut tersebar luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi kegaduhan itu, Pemkab Lamongan memastikan telah mengambil langkah tegas. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Mohammad Nalikan menyatakan bahwa pihak Inspektorat sudah turun tangan untuk melakukan pendalaman.
"Sudah dilakukan langkah sesuai ketentauan dengan meminta klarifikasi oleh Inspektorat," ujar Nalikan melalui pesan singkat.
Di tengah bergulirnya isu tersebut, terjadi pergeseran jabatan di lingkungan Pemkab Lamongan.
Dian, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Karanggeneng, kini resmi dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (5/5/2026).
Meski momentumnya berdekatan dengan isu yang viral, pihak Kominfo Lamongan membantah jika mutasi tersebut merupakan sanksi atas dugaan perselingkuhan yang beredar.
Kabag Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa pergeseran jabatan itu adalah hal yang biasa dalam organisasi pemerintahan.
"Mutasi kemarin tidak ada hubungannya dengan kasus tersebut. Untuk proses yang di Inspektorat Lamongan kami juga belum tahu sejauh mana," ungkap Sugeng.
Hingga saat ini, kebenaran mengenai video dan isi chat mesra tersebut masih dalam proses verifikasi. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang sambil menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat Lamongan.z
(auh/dpe)
