Guru SLB yang Viral Hadang Bus Sugeng Rahayu Jadi Duta Lantas Magetan

Guru SLB yang Viral Hadang Bus Sugeng Rahayu Jadi Duta Lantas Magetan

Sugeng Harianto - detikJatim
Rabu, 06 Mei 2026 08:45 WIB
Sri Wahyuni, guru SLB di Magetan yang viral hadang bus Sugeng Rahayau dinobatkan jadi duta lalu lintas polres setempat
Sri Wahyuni, guru SLB di Magetan yang viral hadang bus Sugeng Rahayau dinobatkan jadi duta lalu lintas polres setempat (Foto: Dok. Istimewa)
Magetan -

Masih ingat dengan aksi heroik seorang emak-emak yang gagah berani menghadang bus Sugeng Rahayu karena menerobos lampu merah di Magetan? Sosok tersebut adalah Sri Wahyuni (53). Atas keteguhannya menaati aturan, Satlantas Polres Magetan kini resmi menobatkannya sebagai Duta Lalu Lintas 2026.

Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) asal Desa Malang, Kecamatan Maospati, Magetan ini dinilai layak menjadi ikon keselamatan berkendara. Apresiasi ini diberikan langsung sebagai bentuk penghormatan atas keberaniannya menegakkan aturan di jalan raya.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa tindakan Sri Wahyuni merupakan contoh nyata budaya tertib berlalu lintas yang mulai luntur. Menurutnya, sikap seperti ini harus diapresiasi setinggi-tingginya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang dilakukan Ibu Sri adalah bentuk keberanian sekaligus kepatuhan terhadap aturan. Ini adalah teladan yang sangat baik bagi masyarakat," ujar Erik, Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

Erik menambahkan, penobatan ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif. Ia berharap sosok Sri Wahyuni bisa memicu disiplin warga lainnya.

"Kami berharap kehadiran Duta Lalu Lintas seperti Ibu Sri bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih disiplin dan menghargai keselamatan di jalan," paparnya.

Kepada detikJatim, Sri Wahyuni mengaku tindakannya spontan dilakukan karena merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai pendidik. Ia ingin kedisiplinan tidak hanya menjadi teori di dalam kelas.

"Sebagai guru, saya harus jadi contoh. Saya merasa miris kalau melihat pengendara melanggar rambu lalu lintas, apalagi di lokasi ini (Simpang Tiga PG Poerwodadi) memang sering terjadi pelanggaran," tegas Sri.

Sebelumnya, nama Sri Wahyuni mendadak viral di media sosial setelah video berdurasi 42 detik merekam aksinya yang tak gentar di depan bus Sugeng Rahayu. Saat itu, bus tersebut diduga hendak menerobos lampu merah di Simpang Tiga Pabrik Gula (PG) Poerwodadi, Glodok, Magetan.

Meski diteror dengan bunyi klakson yang memekakkan telinga dari pengemudi bus, Sri yang mengendarai motor matik merah tetap bergeming di jalurnya karena lampu masih menunjukkan warna merah.

"Stop...!" serunya lantang sambil mengacungkan tangan ke arah sopir bus untuk mengingatkan aturan.

Keberanian Sri Wahyuni kini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, terutama sopir angkutan umum, bahwa aturan lalu lintas berlaku untuk siapa saja tanpa terkecuali.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads