Korban Tewas Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik Jadi 2 Orang

Korban Tewas Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik Jadi 2 Orang

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 04 Mei 2026 15:53 WIB
Evakuasi korban perahu angkut besi tua tenggelam di Gresik
Evakuasi korban perahu angkut besi tua tenggelam di Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Jumlah korban tewas dalam insiden perahu pengangkut besi tua yang tenggelam di perairan Gresik bertambah jadi dua orang. Satu korban yang sempat hilang ditemukan tadi pagi, Senin (4/5/2026).

Tim SAR gabungan menemukan korban atas nama Halimi dalam kondisi sudah tak bernyawa. Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB di sekitar lokasi kejadian.

Kepala BPBD Gresik Sukardi membenarkan adanya penambahan korban meninggal dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut, pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan satu korban lainnya yang masih hilang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pukul tujuh pagi salah satu korban atas nama Halimi ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Korban Halimi diketahui merupakan rekan dari Sukir, yang lebih dulu ditemukan meninggal dunia pada hari kejadian. Dengan demikian, total korban meninggal kini berjumlah dua orang.

"Halimi menyusul rekannya Sukir yang ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam," lanjutnya.

Upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Penyisiran difokuskan di sekitar titik kejadian dengan memperluas area pencarian.

"Penyisiran di sekitar TKK sampai radius 3 kilometer," jelas Sukardi.

Tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Gresik, serta unsur relawan. Operasi pencarian dilakukan secara intensif dengan mempertimbangkan kondisi arus laut di lokasi kejadian.

"Kami terus mengerahkan seluruh potensi SAR untuk mempercepat proses pencarian korban yang belum ditemukan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, perahu yang mengangkut besi tua dilaporkan tenggelam di perairan Gresik pada Sabtu (2/5). Insiden tersebut menyebabkan satu ABK tewas dan dua lainnya hilang.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads