Misteri Paket Kokain Bugatti Bernilai Ratusan Miliar di Pantai Sumenep

Round Up

Misteri Paket Kokain Bugatti Bernilai Ratusan Miliar di Pantai Sumenep

Amir Baihaqi - detikJatim
Jumat, 17 Apr 2026 09:15 WIB
Paket kokain 22 kg yang ditemukan di Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep
Paket kokain 22 kg yang ditemukan di Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Puluhan paket diduga berisi kokain ditemukan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Paket narkoba ini ditaksir harganya mencapai ratusan miliar.

Penemuan berisi kokain ditemukan warga di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Senin (13/4). Di lokasi, petugas menemukan 23 bungkusan plastik bertuliskan "BUGATTI" yang diduga berisi kokain.

Sebanyak 9 bungkus ditemukan di dalam pulsak berbahan terpal warna abu-abu, sedangkan 14 lainnya tercecer di sekitar area pantai. Paket tersebut kemudian diserahkan ke Laboratorium Forensik Polda Jatim guna memastikan kandungan zat di dalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto mengatakan penemuan tersebut menjadi salah satu sitaan narkotika terbesar pada pertengahan tahun 2026. Nanang menuturkan paket kokain tersebut awalnya ditemukan warga yang sedang berwisata yang kemudian dilaporkan ke polisi.

"Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang warga berinisial D sedang berwisata di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Desa Gadungan, Kecamatan Gili Genting, melihat sejumlah bungkusan plastik bermerek 'Bugatti' yang tersebar di sepanjang pantai," kata Nanang saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Gili Genting langsung menuju lokasi. Petugas menemukan sembilan bungkus yang masih tersusun rapi di dalam sebuah terpal tebal berwarna abu-abu, sementara belasan bungkus lainnya sudah tercecer di sepanjang pasir pantai. Total terdapat 23 bungkus yang berhasil diamankan oleh petugas pada tahap awal.

"Ini (tas terpal abu-abu) didesain khusus untuk pengiriman melalui perairan," ujar Nanang.

Nanang menjelaskan, awalnya petugas mengira barang tersebut adalah sabu. Namun, karena adanya perbedaan ciri fisik yang mencolok, ia langsung menerjunkan tim dari Dittipidnarkoba Polda Jatim ke Sumenep menggunakan helikopter untuk melakukan pengecekan langsung.

"Berat bruto mencapai 27,803 kilogram. Setelah dicek ulang, berat bersihnya mencapai kisaran 22,226 kilogram. Hasil uji lab memastikan bahwa temuan tersebut adalah kokain murni," jelas jenderal bintang dua tersebut.

Penemuan ini tergolong luar biasa mengingat harga kokain di pasar gelap sangat tinggi dibandingkan jenis narkotika lainnya. Nanang memperkirakan harga per gramnya bisa menyentuh angka jutaan rupiah.

"Harga kokain di pasar gelap mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per gramnya. Jika dihitung total, nilai dari 22 kilogram kokain yang diamankan ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah," tutup Nanang.

Menurut Nanang, pihaknya telah menganalisa lokasi dan kondisi barang bukti. Ia menduga paket-paket tersebut sudah mengapung di laut selama beberapa hari.

"Setelah itu kami bawa ke labfor di Sumenep lalu kami bawa sampel dan membawa hasil lengkap dari labfor, setelah dilakukan pengawasan dari Bidpropam dan Narkoba yang kami libatkan, dari sini dapat disimpulkan bahwa setelah dikurangi pasir, bungkus. Dari 23 kotak hasil bersihnya 22,226 kg," jelasnya.

Nanang menjelaskan adanya bekas teritip kecil yang menempel pada kemasan serta kondisi terpal yang sudah sobek menjadi salah satu petunjuk. Ia menduga kuat bekas tersebut lantaran terbawa arus laut dan menabrak karang sebelum akhirnya terdampar di kawasan wisata tersebut.

"Mengingat barang bukti tersebar di beberapa titik dengan jarak yang berjauhan dan kemasannya ada yang sobek, kami menduga masih ada kemungkinan paket lain yang terbawa arus atau tenggelam," jelasnya.

"Oleh karena itu, hingga saat ini kami masih memerintahkan personel dari Polairud beserta peralatan pendukung untuk melakukan pencarian di perairan sekitar guna memastikan tidak ada lagi barang haram yang tersisa," imbuh dia.

Polisi dengan 2 bintang di pundaknya itu menerangkan lokasi penemuan berjarak sekitar 20 menit perjalanan perahu dari markas Polres Sumenep. Ia memastikan saat ini para personel gabungan masih mendalami asal-usul kiriman narkotika tersebut serta jaringan yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, puluhan paket diduga berisi kokain ditemukan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Paket narkoba tersebut kemudian diserahkan ke Polda Jatim untuk selidiki.



(dpe/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads