Kecelakaan tunggal terjadi di lingkungan sekolah MTsN 1 Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (1/5/2026) pagi. Sebuah mobil Avanza hitam yang dikemudikan seorang manajer proyek konstruksi menabrak lima orang siswi yang tengah asyik berlatih pramuka di halaman sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat kejadian ini, lima siswi mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu pekerja bangunan di lokasi, Mat, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Ia mengaku mendengar suara benturan keras dari arah halaman sekolah saat dirinya sedang bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dengar suara 'bruaaak' kencang, lalu lari ke halaman. Saya lihat mobil Pak Nurul sudah menabrak tiang bendera. Sebelumnya mobil itu parkir di pojok sana, saat anak-anak sedang latihan pramuka," ujar Mat kepada detikJatim di lokasi kejadian.
Kelima korban merupakan siswi kelas 7 dan 8 yang sedang melakukan aktivitas tali-temali. Setelah kejadian, pihak sekolah langsung mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara (RS Wahyu Tutuko). Mereka adalah Zalfa Nur, Mesya Putri, Azka Askiya, Trisna Erigiona, Nikmatul Lisadah.
Sementara itu, pengemudi mobil bernama Nurul Qomarulloh, warga asal Bogor, juga harus menjalani perawatan di RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo karena mengalami luka di bagian mulut dan leher.
Saat ditemui di rumah sakit, Nurul Qomarulloh yang merupakan manajer proyek konstruksi di sekolah tersebut mengaku bahwa kendaraan operasionalnya memang sedang mengalami kendala teknis dalam beberapa hari terakhir.
"Mobil ini memang trouble dua-tiga hari ini. Kalau habis dipakai mundur, terus mau jalan maju, harus injak gas dalam dan rasanya seperti melompat gitu," ungkap Nurul.
Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Bojonegoro telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Garis polisi sempat dipasang di area tiang bendera tempat mobil berhenti.
"Iya benar, tadi ada kejadian tersebut. Saat ini masih kami lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan pemeriksaan terhadap saksi maupun korban," tegas Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami apakah insiden ini murni disebabkan oleh kerusakan mekanis kendaraan atau ada unsur kelalaian dari pengemudi.
