Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Tulungagung Masih Tinggi

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Tulungagung Masih Tinggi

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 29 Apr 2026 19:45 WIB
Ilustrasi Kekerasan
Ilustrasi Kekerasan (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Tulungagung -

Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Tulungagung masih tergolong tinggi. Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Tulungagung mencatat belasan kejadian dalam empat bulan terakhir.

Plt Kepala UPT PPPA Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung, Dwi Yuniarti, mengatakan selama periode Januari hingga April 2026 terdapat 18 kasus yang ditangani. Rinciannya meliputi empat kasus kekerasan fisik terhadap perempuan dewasa dan 14 kasus kekerasan pada anak.

"Kasus yang kami tangani, untuk anak itu ada empat kekerasan fisik, tiga kekerasan seksual, tiga kasus penelantaran, konflik pengasuhan tiga kasus dan yang lain satu kasus," kata Dwi, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dwi, setiap laporan yang masuk langsung ditangani secara menyeluruh, mulai dari pendampingan psikologis awal, konsultasi hukum, hingga proses pendampingan hukum lanjutan.

"Kami lihat tingkat kasusnya, kemudian diberikan dukungan psikologis dan bila perlu dilanjutkan konsultasi hukum agar korban mendapat perlindungan secara maksimal," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak ini menjadi perhatian serius UPT PPA Tulungagung. Pihaknya berharap masyarakat berani melapor apabila mengetahui atau mengalami kasus kekerasan, sehingga korban dapat segera memperoleh perlindungan dan pendampingan.

Selama proses penanganan, UPT PPA memastikan privasi setiap korban tetap terjaga. Dengan pendampingan yang tepat, korban diharapkan dapat terhindar dari trauma berkepanjangan dan dampak buruk yang lebih serius.

"Kami mendorong proses pemulihan bagi korban-korban kekerasan ini untuk bangkit kembali," pungkasnya.



(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads