PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membatalkan empat perjalanan kereta api jarak jauh akibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Jumlah ini bertambah dibandingkan hari sebelumnya.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, empat kereta api yang dibatalkan pada Rabu (29/4/2026) adalah KA 151 Berantas relasi Blitar-Pasar Senen, KA 161 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen.
"Sementara itu ada dua kereta api yang melintas wilayah Daop 7 Madiun dan turut dibatalkan perjalanannya yaitu, KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen dan KA 245B Majapahit relasi Malang-Pasar Senen," kata Tohari, Rabu (29/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembatalan keberangkatan juga terjadi pada kereta api dengan relasi sebaliknya dari arah Jakarta, meliputi KA 152 Brantas relasi Pasar Senen-Blitar, KA 162 Bangunkarta relasi Pasar Senen-Jombang, KA 252B Jayakarta relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng dan KA 246B Majapahit relasi Pasar Senen-Malang.
Keputusan pembatalan tersebut sengaja dilakukan akibat tingginya durasi keterlambatan akibat evakuasi rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur. Hal ini juga untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan para penumpang kereta api.
"Langkah yang harus diambil untuk menjaga keselamatan serta mempercepat pemulihan operasional perjalanan kereta api secara menyeluruh," jelasnya.
KAI Daop 7 Madiun memastikan seluruh calon penumpang yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian dan sebesar 100 persen sesuai harga tiket, di luar bea pemesanan.
"Proses pembatalan dapat dilakukan hingga H+7 dari jadwal keberangkatan KA yang dibatalkan," imbuhnya.
(hil/abq)











































