Ratusan ekor kambing dari Lumajang dan Probolinggo ambil bagian dalam tradisi Karapan Kambing di Lapangan Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang. Ajang unik ini menyedot perhatian warga yang datang untuk menyaksikan keseruannya.
Dalam perlombaan tersebut, kambing-kambing diadu kecepatan berlari sejauh 150 meter. Start dimulai saat wasit mengibarkan bendera, dan kambing yang lebih dulu mencapai garis finis dinyatakan sebagai pemenang.
Total sebanyak 220 peserta mengikuti karapan kambing yang digelar oleh Paguyuban Peternak Kambing Lumajang. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karapan kambing diikuti 220 peserta untuk silaturahmi antar penggemar kambing ," kata Panitia Karapan Kambing Sahid kepada detikJatim, Selasa (28/4/2026).
Peserta karapan memiliki persiapan khusus agar kambingnya bisa menjadi juara, seperti latihan berlari secara rutin setiap minggu serta memberi jamu herbal berupa telur, kunyit, dan madu.
"Latihannya tiap hari Minggu lari. Kalau jamunya telur dan obat-obatan herbal. Tujuannya biar larinya cepat," ujar peserta Karapan Kambing Divo.
Acara Karapan Kambing ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi warga. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga ramai melihat tradisi karapan kambing.
"Lihat karapan kambing kesannya seru. Ke sini sama teman. Yang menarik larinya," pengunjung anak-anak bernama Lana.
Para pemenang dalam ajang ini akan mendapatkan piala penghargaan serta hadiah uang tunai jutaan rupiah.
