Menhaj Evaluasi Layanan Haji, Jemaah Lansia Diminta Langsung Istirahat

Menhaj Evaluasi Layanan Haji, Jemaah Lansia Diminta Langsung Istirahat

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 28 Apr 2026 09:15 WIB
Menhaj RI M Irsyad Yusuf
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf/Foto: Istimewa
Surabaya -

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf meminta jemaah calon haji (JCH) yang tiba di Asrama Haji untuk langsung istirahat. Tujuannya untuk menjaga kondisi jemaah saat perjalanan dari daerah asal hingga menuju Tanah Suci selama sekitar 9-10 jam penerbangan.

Ketika sidak di Asrama Haji Sukolilo Surabaya Senin (27/4) malam, Irfan Yusuf meminta penyesuaian layanan terhadap JCH lansia. Di mana tidak perlu melewati pemeriksaan, kecuali pemeriksaan kesehatan. Jemaah diminta langsung masuk ke kamar untuk beristirahat.

"Tadi saya minta ada sedikit perubahan jemaah-jemaah lansia datang itu enggak usah diperiksa di sana, langsung masuk kamar, nanti petugas yang akan memeriksa (ke) kamar supaya mereka enggak terlalu capek nunggu di tempatnya," kata Irfan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irfan mengatakan, perubahan pelayanan terhadap jemaah lansia dapat dilakukan hari ini.

ADVERTISEMENT

"Itu salah satu yang kita minta disiapkan untuk kloter berikutnya (28). Mungkin kloter ini (27) belum siap. Kloter berikutnya akan siap," tambahnya.

Ia menghitung perjalanan jemaah sejak dari daerah asal hingga tiba di Arab Saudi bisa memakan waktu hingga lebih dari 20 jam. Maka ia menilai prosedur yang berpotensi menambah kelelahan jemaah perlu disederhanakan.

"Kita hitung mulai dari daerah asal, perjalanan, persiapan di sini, sampai penerbangan 9 jam, itu kira-kira membutuhkan waktu sekitar 20 jam lebih. Jadi tidak perlulah ada upacara-upacara, kasihan," jelasnya.

Pada kunjungannya, Irfan juga meninjau sejumlah fasilitas, dapur dan layanan konsumsi jemaah. Ia memastikan kualitas makanan yang disediakan telah memenuhi kebutuhan gizi dengan komposisi protein, sayur, dan buah.

Kemudian memastikan kesiapan layanan di embarkasi yang hingga saat ini, proses keberangkatan dinilai berjalan lancar.

"Alhamdulillah, dari 203 ribu jemaah, sudah sampai di Madinah sebanyak 39.203 orang. Ini berarti sudah sekitar 19 persen dari 101 kloter sudah sampai di Madinah," pungkasnya.



(abq/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads