Sederet Tips Mengantisipasi Kecelakaan di Sepanjang Jalur Pacet-Cangar

Sederet Tips Mengantisipasi Kecelakaan di Sepanjang Jalur Pacet-Cangar

Jihan Navira - detikJatim
Sabtu, 25 Apr 2026 15:30 WIB
Jalur Pacet-Cangar sering menjadi tempat buang mayat
Jalur Cangar Pacet (Foto: Enggran Eko Budiarto/ detikjatim)
Mojokerto -

Jalur ekstrem Pacet-Cangar yang membentang di perbatasan Mojokerto dan Kota Batu, Jawa Timur tak hanya dikenal karena insiden bunuh diri di Jembatan Cangar atau cerita horor yang beredar di kawasan itu. Lebih dari itu, ruas jalan ini juga memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang cukup tinggi di sejumlah titik sepanjang jalur.

Meski berisiko, jalur Pacet-Cangar tetap menjadi pilihan banyak pengendara. Rute ini kerap digunakan sebagai jalur alternatif penghubung Mojokerto dan Batu, sekaligus akses menuju berbagai destinasi wisata terutama saat musim liburan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJatim, pada 2013 misalnya, kecelakaan lalu lintas di jalur Cangar-Pacet tercatat terjadi tiga kali dalam sehari dan menyebabkan delapan wisatawan mengalami luka-luka. Rentetan kejadian ini menunjukkan tingginya risiko kecelakaan di jalur tersebut sejak lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam catatan itu, insiden pertama terjadi saat sebuah mobil city car melaju dari utara ke selatan atau dari arah Pacet menuju Cangar. Saat tiba di tanjakan Warung Maju Mapan, kendaraan tidak kuat menanjak sehingga mengalami kendala di tengah jalur.

Kecelakaan kedua terjadi di tikungan Gotekan. Saat itu, pengendara sepeda motor melaju dari arah Cangar menuju Pacet. Ketika melintas di turunan curam kawasan Dusun Pacet Selatan, kendaraan diduga mengalami rem blong hingga melaju tak terkendali dan menabrak tumpukan karung berisi sekam padi.

ADVERTISEMENT

Sementara kecelakaan ketiga terjadi di kawasan rest area Sendi. Kendaraan yang melintas di turunan curam diduga juga mengalami rem blong sehingga memicu insiden di lokasi tersebut.

Kondisi jalan yang berkelok, tanjakan curam, turunan tajam, hingga kabut tebal saat cuaca tertentu membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas. Karena itu, penting memahami tips aman berkendara, terutama untuk menghindari rem blong di jalur Pacet-Cangar.

Tips Aman Melewati Jalur Pacet-Cangar

Dihimpun dari berbagai artikel detikJatim, ada sejumlah tips yang dapat dilakukan agar tetap aman saat melintasi jalur ekstrem ini.

  • Pertama, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman. Periksa rem depan dan belakang, kampas rem, serta minyak rem sebelum berangkat.
  • Kedua, hindari membawa muatan berlebih. Beban yang terlalu berat dapat memperberat kerja rem dan meningkatkan risiko gagal fungsi, terutama di turunan panjang. Sepeda motor, misalnya, sebaiknya tidak digunakan berboncengan lebih dari dua orang.
  • Ketiga, manfaatkan titik istirahat. Di jalur ini, relawan biasanya berjaga saat akhir pekan dan hari libur untuk mengingatkan pengendara beristirahat. Beberapa titik seperti Warung Nasi Jagung Sendi, rest area Sendi, dan tikungan Gotekan bisa digunakan untuk berhenti dan mengecek kendaraan.
  • Keempat, kenali tanda-tanda rem bermasalah, seperti munculnya asap dari roda mobil atau motor matik yang tiba-tiba melaju lebih cepat saat turunan. Jika gejala tersebut muncul, segera berhenti di tempat aman untuk mendinginkan rem.
  • Kelima, gunakan teknik berkendara yang tepat. Saat melewati turunan, usahakan melaju perlahan. Untuk kendaraan manual, gunakan gigi rendah agar terbantu engine brake. Sementara untuk kendaraan matik, hindari mengerem terus-menerus. Lakukan pengereman secara berkala dengan metode tekan-lepas.

Pengendara juga disarankan berhenti setiap 10 hingga 15 menit di turunan panjang untuk memberi waktu rem mendingin.

Jika rem blong terjadi, usahakan tetap tenang. Kendalikan arah kendaraan sambil mencari area aman atau benteng karung sekam yang tersedia di beberapa titik untuk membantu meredam benturan.

Selain itu, jika membawa anak dengan sepeda motor, posisikan anak di tengah. Posisi di depan lebih berisiko jika terjadi benturan mendadak karena bisa terjepit setang dan tubuh pengendara.

Dengan medan jalan yang menantang, jalur Pacet-Cangar memang menawarkan pemandangan alam yang indah sekaligus akses cepat menuju kawasan wisata. Namun di balik keindahannya, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

Pastikan kondisi kendaraan prima, pahami teknik berkendara di jalur ekstrem, dan jangan memaksakan perjalanan saat cuaca buruk atau tubuh lelah. Kewaspadaan dan persiapan matang menjadi kunci agar perjalanan tetap aman hingga tujuan.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads