Lagi, Teror Pelemparan Batu Sasar Mobil di Pujon Malang

Lagi, Teror Pelemparan Batu Sasar Mobil di Pujon Malang

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Jumat, 24 Apr 2026 18:00 WIB
Tabrakan Kaca Pecah. Hasan Alhabsy /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Foto: Hasan Alhabsy)
Malang -

Teror pelemparan batu kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pelemparan batu yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut menyasar kendaraan roda empat yang melalui jalur Kota Batu-Kediri via Malang Barat.

Baru-baru ini, kembali beredar video di media sosial yang menunjukkan kondisi kaca mobil Datsun bagian depan pecah usai terkena lemparan batu. Peristiwa terjadi di wilayah Kedungrejo, Kecamayan Pujon, Kabupaten Malang pada Kamis (24/4).

"Ada lagi mobil yang dilempar batu. Kemarin mobil Kijang dan saat ini mobil Datsun," kata pemilik video sembari menunjukkan kondisi kaca mobil Datsun yang pecah, dikutip detikJatim, Jumat (24/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, peristiwa serupa juga menimpa mobil Toyota Kijang bernopol N 1213 WD tepatnya pada Selasa (21/4/2026) pagi. Mobil yang berisi rombongan pelayat dengan total 9 orang ini berangkat dari arah Malang menuju Nganjuk melalui jalur Kota Batu-Kediri.

Ketika melintas di wilayah Kecamatan Pujon, tiba tiba dari arah berlawanan ada seorang pengendara sepeda motor vixion melempar batu berukuran besar ke arah mobil. Lemparan itu dilakukan sembari pemotor itu melaju kencang.

ADVERTISEMENT

"Langsung melempar, duar! Batunya bersih, sepertinya memang sudah disiapkan (oleh pelaku)," ungkap Sukarman pengemudi mobil Toyota Kijang saat dihubungi detikJatim.

Akibat lemparan tersebut, kaca depan mobil hancur berantakan. Serpihan kaca mengenai Sukarman di bagian hidung dan pipi, namun luka cukup serius dialami oleh saudaranya yang duduk tepat di belakang kursi sopir.

"Kena saudara saya di belakang sopir. Lehernya luka dan langsung bengkak saat itu. Saya sendiri tidak berani langsung turun karena badan saya penuh pecahan kaca, kalau gerak sedikit saja bisa makin luka semua," jelas Sukarman.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads