Belasan siswa SDN Bira Tengah 1, Sokobanah, Sampang, dilarikan ke puskesmas setempat usai mengalami gatal-gatal. Para siswa menjalani perawatan dengan tubuh dilumuri bedak pada bagian yang terasa gatal.
Kejadian yang berlangsung Rabu (22/4/2026) siang itu terekam dalam sejumlah video dan viral di media sosial. Dalam video, terlihat beberapa siswa yang mengalami gatal-gatal massal mengantre berobat di puskesmas. Mereka tampak terus menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal.
"Ecapok MBG getel kabbi (kena MBG gatal semua), wak nyosol-nyosol deteng pole (menyusul nyusul datang lagi (siswa yang gatal))," kata warga dalam video yang dilihat detikJatim, Kamis (23/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video juga terlihat sejumlah siswa laki-laki bertelanjang dada dengan tubuh dilumuri bedak putih. Beberapa petugas tampak melumuri wajah sejumlah siswa perempuan dengan bedak putih untuk meredakan gatal.
"Benyak se nyosollagi , aruah eluar getel kabbi (Banyak yang nyusul itu di luar puskesmas itu gatal semua)," kata pria dalam video sambil menunjuk antrean siswa di luar puskesmas.
Sementara itu, Camat Sokobanah Sapta Nuris Ramlan membenarkan kejadian gatal-gatal massal yang menimpa para siswa. Ia menyebut, ada belasan siswa yang ditangani di Puskesmas Batulenger, Sokobanah.
"Waktu kami kroscek ke Puskesmas Batulenger usai dapat laporan itu kemarin (Rabu siang) ada sekitar 19 siswa yang di tangani," ujar Sapta kepada detikJatim.
Menurut Sapta, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium puskesmas untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Meski demikian, para siswa tidak menjalani perawatan lama dan langsung diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.
"Kebetulan sekolahnya berada di dekat puskesmas sehingga anak anak yang gatal gatal segera dibawa ke puskesmas, dan pulang hari itu juga usai diobati," tandasnya.
(auh/hil)
