16 Ribu Peserta Tempuh UTBK 2026 di Universitas Brawijaya

16 Ribu Peserta Tempuh UTBK 2026 di Universitas Brawijaya

Chilyah Auliya - detikJatim
Selasa, 21 Apr 2026 23:00 WIB
UTBK di Universitas Brawijaya
UTBK di Universitas Brawijaya (Foto: Istimewa)
Malang -

Sebanyak 16.225 peserta mulai mengikuti UTBK-SNBT 2026 di Universitas Brawijaya (UB), Selasa (21/4/2026). Ujian digelar selama enam hari hingga 26 April dengan pengawasan ketat serta dukungan infrastruktur teknologi yang telah disterilisasi.

Pelaksanaan UTBK tahun ini terbagi dalam 11 sesi. UB menyiapkan 67 ruang ujian yang tersebar di 16 fakultas dan Laboratorium Komputer Direktorat Teknologi Informasi (DTI), dengan dukungan 1.540 komputer serta 165 unit cadangan.

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., memastikan seluruh kesiapan teknis telah dilakukan, termasuk sterilisasi ruang dan perangkat penunjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UB memastikan kesiapan seluruh infrastruktur, seperti komputer, laptop, CCTV, UPS, genset di setiap lokasi ujian untuk menghindari gangguan akibat pemadaman listrik, serta perlengkapan keamanan termasuk metal detector, serta sterilisasi ruangan," beber Prof. Imam Santoso.

ADVERTISEMENT

Untuk menjaga integritas ujian, UB juga mengerahkan 455 SDM yang terdiri dari pengawas hingga teknisi, serta sembilan Tim Monev guna meminimalkan potensi kecurangan tanpa mengurangi kenyamanan peserta.

Selain aspek keamanan, inklusivitas menjadi fokus utama pada pelaksanaan tahun ini. Tercatat sebanyak 13 peserta penyandang disabilitas turut berpartisipasi, yang terdiri dari enam tunarungu, tiga tunadaksa, dan empat tunanetra.

Koordinator Pelaksana UTBK UB, Arif Hidayat, M.M., menekankan pentingnya verifikasi identitas dan akomodasi khusus bagi peserta difabel agar mereka dapat mengerjakan ujian sesuai prosedur.

"Peserta disabilitas memiliki mekanisme pelaksanaan ujian yang berbeda. UB menyediakan akses ruang ujian yang mudah, fasilitas khusus untuk mendukung peserta mengerjakan, hingga penyediaan pendamping khusus. Oleh karena itu, pengawas harus mencermati kartu peserta, jika terdapat keterangan disabilitas, maka perlu memahami karakteristik masing-masing kebutuhan, guna memastikan pelaksanaan ujian tetap berjalan sesuai prosedur," urai Arif.

Tingginya antusiasme terlihat dari total 66.412 pendaftar yang memilih UB pada jalur SNBT 2026, yang harus memperebutkan kuota terbatas sebanyak 5.793 kursi. Guna menjaga ketertiban di area kampus, Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik Dr. Rosihan Asmara, S.E., M.P., memberikan instruksi tegas mengenai mobilitas di area ujian.

"Kendaraan pengantar termasuk ojek daring, hanya diperbolehkan mengantar hingga gerbang kampus," tegas Dr. Rosihan. Pengaturan ini diberlakukan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas dan ketenangan bagi seluruh peserta selama ujian berlangsung.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads