Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Airlangga (Unair) resmi dimulai Selasa (21/4/2026). Pada hari pertama, ujian berjalan lancar dengan tingkat kehadiran peserta mencapai 95,8 persen di sesi pertama.
Ketua Pusat UTBK UNAIR 2026, Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D. menjelaskan, pada hari pertama UTBK di sesi pertama ini terdaftar 880 peserta dengan rincian 843 peserta hadir, sementara sebanyak 37 peserta tidak hadir.
"Alhamdulillah untuk catatan sesi pertama ini, ujian dimulai tepat waktu dan pukul 7 peserta sudah login dan latihan dan pukul 7.15 ujian sudah dimulai," jelasnya kepada detikJatim pada Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun peserta disabilitas yang terdiri dari 18 peserta tuna rungu dan 4 peserta tuna daksa, akan melaksanakan UTBK pada sesi ke 2.
Prof Amin menambahkan, pada pelaksanaan UTBK tahun ini terdapat perbedaan, yakni calon peserta hanya diminta untuk memilih kota ujian, sementara penentuan lainnya akan diatur oleh panitia.
Pihak panitia juga menyatakan telah menerima instruksi dari pusat untuk menjaga integritas pelaksanaan UTBK, termasuk mengantisipasi praktik joki dan berbagai bentuk kecurangan.
"Dan kami juga sudah berusaha sebagaimana tahun-tahun sebelumnya agar kiranya kasus perjokian ini bisa kita hilangkan atau kita eliminasi sebanyak mungkin," tambahnya.
Diketahui, UTBK di kampus Unair akan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan total 19 sesi ujian. Pelaksanaan ujian dipusatkan di Kampus B dan Kampus C yang tersebar di 10 gedung dengan total ruang Computer-Based Test (CBT).
Di Kampus B, lokasi ujian berada di beberapa fakultas seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Vokasi Gedung A dan C dengan total 13 ruang CBT. Sementara itu, Kampus C mencakup gedung PPMB, Gedung Nano, Gedung Nani, serta Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan sekitar 9 ruang CBT.
Prof. Amin menjelaskan, ada sejumlah fasilitas khusus yang didapatkan calon peserta yakni sarapan pagi berupa teh hangat dan roti, tersedia tenaga kesehatan, dan seluruh lokasi ruang transit peserta.
"Kami sangat berharap juga rekan-rekan sebelum masuk ujian sudah mengetahui lokasi pastinya, tempat ujiannya, kemudian menyediakan mental, termasuk juga jangan lupa sarapan," pungkasnya.
(auh/hil)











































