Empat korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Jalur Selatan Probolinggo akhirnya terungkap. Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga asal Kabupaten Blitar yang berada di dalam mobil Toyota Limo Vios bernopol AG 1644 EG.
Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Seluruh korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil yang mereka tumpangi dihantam truk trailer diduga rem blong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iptu Aditya Wikrama, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo mengatakan, korban yang meninggal dunia semuanya penumpang dari sedan Toyota Vios, dan 1 keluarga.
"Empat korban meninggal dunia, pengemudi dan tiga penumpang mobil sedan Toyota Vios, dan satu keluarga" tegas Iptu Aditya, Minggu (19/4/2026).
Seluruh korban merupakan satu keluarga asal Kabupaten Blitar. Dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Dokter Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.
Adapun pengemudi pikap Daihatsu Granmax P 8361 GL Muhammad Iswanto (33), warga Kabupaten Jember. Korban mengalami luka berat, dirawat di RSU PG Wonolangan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas jalur selatan Probolinggo sempat lumpuh total selama proses evakuasi. Polisi membutuhkan waktu lebih dari lima jam untuk mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Sebelumnya, truk trailer bermuatan triplek diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Lumajang ke Probolinggo. Saat tiba di perlintasan kereta api yang palang pintunya tertutup, truk menghantam empat kendaraan yang tengah mengantre menunggu kereta melintas.
(auh/hil)
