Pengakuan Sopir Truk Hantam 4 Mobil-4 Tewas di Perlintasan KA Probolinggo

Pengakuan Sopir Truk Hantam 4 Mobil-4 Tewas di Perlintasan KA Probolinggo

M Rofiq - detikJatim
Minggu, 19 Apr 2026 05:22 WIB
Kecelakaan di Probolinggo
Kendaraan ringsek laka maut Probolinggo/Foto: M Rofiq/detikJatim
Probolinggo -

Sopir truk trailer bermuatan triplek yang terlibat kecelakaan beruntun di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, buka suara. Cecep, warga Jember, mengaku rem kendaraannya blong saat melaju di jalur menurun dari arah Lumajang ke Probolinggo.

Cecep mengatakan, saat itu truk membawa muatan triplek dari kawasan Semeru, Lumajang. Ketika melintas di turunan, ia mencoba mengendalikan laju kendaraan dengan perpindahan gigi.

"Remnya ngeblong dari atas pas turunan. Nggak ada (nginjek rem). (Saya pindahkan) Dari gigi dua ke tiga," ujar Cecep di lokasi kejadian, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku situasi semakin sulit saat mendapati palang pintu perlintasan kereta api dalam kondisi tertutup dengan antrean kendaraan di depannya.

ADVERTISEMENT

"Kebetulan ada palang pintu tertutup, akhirnya banting kanan dulu, terus ke kiri kena sedan," katanya.

Upaya menghindari tabrakan itu tak berhasil. Truk trailer yang dikemudikannya tetap menghantam sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di perlintasan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan, kecelakaan terjadi pada Sabtu (18/4/2026) pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi memakan waktu 3,5 jam.

Ia mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih fokus pada proses evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kronologi kejadian kita masih melakukan olah TKP, kita mendahulukan korban lebih dulu. Ini proses masih berlangsung olah TKP," kata Aditya.

Petugas di lapangan juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.

Sebelumnya, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis. Iptu Aditya Wikrama mengatakan total ada lima korban dalam insiden tersebut.

"Kecelakaan melibatkan 5 kendaraan, korban 5 orang, 4 orang meninggal dunia, 1 kritis," kata Aditya.

Kronologi singkatnya, truk trailer bermuatan triplek diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Lumajang ke Probolinggo. Saat tiba di perlintasan kereta api yang palang pintunya tertutup, truk menghantam empat kendaraan yang tengah mengantre menunggu kereta melintas.

Informasi yang dihimpun, korban meninggal merupakan satu keluarga yang berada di dalam mobil sedan Toyota Vios. Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Moch Saleh.

Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka berat. Korban merupakan sopir pikap Grand Max dan saat ini menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Moch Saleh.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads