Waspada Penyakit Langganan Saat Musim Kemarau Diselingi Hujan

Waspada Penyakit Langganan Saat Musim Kemarau Diselingi Hujan

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 16 Apr 2026 23:30 WIB
Ilustrasi rumah sakit
Ilustrasi. Ini penyakit langganan musim kemarau (Foto: Getty Images/smolaw11)
Surabaya -

Memasuki musim kemarau, beberapa daerah di Jawa Timur sesekali masih diguyur hujan, termasuk Surabaya. Kondisi cuaca yang panas namun diselingi hujan ini membuat sebagian orang mulai mengeluhkan penurunan kesehatan.

Staf Pengajar Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Muhammadiyah Surabaya, dr Bagus Aulia Mahdi Sp.PD, menyebut ada beberapa penyakit yang kerap muncul dalam kondisi tersebut, terutama saat musim kemarau tetapi masih turun hujan seperti beberapa hari terakhir.

"Salah satu yang paling sering ya ISPA, influenza. Jadi penyakit flu, batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan. Biasanya juga musim kemarau seperti ini tidak jarang ada penyakit diare," kata dr Bagus saat dihubungi detikJatim, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Bagus pun membagikan tips menjaga kesehatan selama musim kemarau yang masih diselingi hujan, mulai dari pola makan, minum, hingga waktu istirahat.

Dari sisi makanan, ia menyarankan untuk menghindari makanan yang terlalu berminyak atau berlemak karena dapat mengganggu tenggorokan maupun pencernaan, yang berpotensi memicu radang pada saluran pernapasan.

ADVERTISEMENT

Selain itu, penting untuk mengonsumsi buah-buahan yang mengandung serat dan air, seperti jeruk, semangka, dan apel.

"Kalau dari minuman, sebisa mungkin cukupi kebutuhan cairan harian. Misalnya air putih 1,5 liter sampai 2 liter per hari sesuai kebutuhan. Minuman yang paling penting jangan terlalu manis, jangan terlalu pekat," ujarnya.

Ia juga menyarankan untuk rutin berolahraga, minimal satu hingga dua kali dalam seminggu. Olahraga dapat dilakukan menyesuaikan kondisi cuaca, baik pagi maupun malam hari, selama tidak hujan.

"Sekarang lagi musim running, bisa jalan atau mungkin cycling juga bisa disempatkan. Seperti itu untuk meningkatkan endurance. Jadi biasanya kalau musim seperti ini, daya tahan tubuh menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi aktivitas," jelasnya.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah mengoptimalkan waktu tidur, dengan tidak tidur terlalu larut, menghindari begadang, maupun tidur berlebihan.

"Kebutuhan vitamin harian yang masih kurang bisa diberikan multivitamin seperti B kompleks atau yang lain-lain," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads