Adu Banteng Motor di Gresik, Satu Pemotor Tewas dan Lawannya Kabur

Adu Banteng Motor di Gresik, Satu Pemotor Tewas dan Lawannya Kabur

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Kamis, 16 Apr 2026 17:21 WIB
Korban tewas kecelakaan adu motor di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik
Korban tewas kecelakaan adu motor di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik (Foto: Dok. Istimewa)
Gresik -

Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik, Kamis (16/4/2026) siang. Insiden adu banteng ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara pengendara lain melarikan diri.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui bernama Purnandi Effendi (28), warga Dusun Bareng, Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik. Saat kejadian, korban tengah mengendarai Honda Beat bernopol AG 6754 VBY.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, menjelaskan kronologi awal bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah yang berlawanan dengan kecepatan yang cukup tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban mengendarai sepeda motor dari arah timur ke barat. Sedangkan kendaraan lain yang masih dalam proses penyelidikan melaju dari arah barat ke timur," kata Taufan, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan keras di antara kedua motor tersebut tidak dapat dihindarkan. Benturan hebat itu menyebabkan Purnandi mengalami luka fatal yang merenggut nyawanya seketika di tempat kejadian perkara (TKP).

"Diduga terjadi tabrakan adu banteng sehingga tidak dapat dihindarkan. Pengendara sepeda motor Honda BeAT meninggal dunia di lokasi," tegasnya.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban dibawa menggunakan ambulans menuju RS Ibnu Sina Gresik. Polisi juga telah mengamankan barang bukti kendaraan milik korban.

Namun, identitas pengendara yang menjadi lawan tabrakan korban masih misterius. Pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku yang kabur meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian.

"Kasus ini masih dalam proses lidik. Kami masih mencari identitas pengendara lain yang terlibat," tandas Taufan.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa ruas jalan di lokasi kejadian memang tergolong sebagai jalur rawan kecelakaan atau black spot. Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan laka lantas," pungkasnya.




(dpe/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads