Gelombang massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mulai memadati titik kumpul di Jalan Frontage Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (16/4/2026) siang. Aksi ini merupakan rangkaian demonstrasi pra-May Day 2026 yang digelar serentak di berbagai daerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas massa aksi datang menggunakan kendaraan roda dua. Ratusan motor tampak memenuhi area seberang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Masjid Baitul Haq.
Selain roda dua, terlihat pula armada pendukung aksi berupa satu unit angkot dan dua mobil pikap yang telah dimodifikasi menjadi mobil komando.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan tersebut dilengkapi dengan pengeras suara (sound system) besar serta berbagai atribut bendera, mulai dari Sang Saka Merah Putih hingga bendera organisasi FSPMI.
"Tadi sudah ada yang datang dari jam 10.00 WIB, sih. Dan mungkin sekitar setengah 13.00 WIB sampai jam 13.00 WIB berangkat," ujar Kasnan, salah satu bagian FSPMI kepada detikJatim, Kamis, (16/04/2026).
Hingga pukul 12.00 WIB, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau masih tergolong lancar, meski kendaraan roda empat cukup tersendat.
Sejumlah personel kepolisian telah bersiaga di beberapa titik strategis untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar aktivitas warga tidak terganggu total.
Sambil menunggu rekan-rekan dari daerah lain bergabung, para buruh tampak memanfaatkan waktu jeda untuk beristirahat.
Sebagian besar massa terlihat menunaikan ibadah salat Dhuhur di Masjid Baitul Haq, sementara yang lain berbincang dan makan siang di pinggir jalan.
Sementara pantauan pukul 12.12 WIB, massa buruh mulai membuat barisan untuk bersiap melanjutkan perjalanan ke lokasi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan. Lalu sekitar pukul 12.15 WIB, massa mulai berangkat.
Diketahui, aksi hari ini merupakan pemanasan menuju peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei. Sebanyak 1.000 buruh dijadwalkan akan melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.
"Aksi ini diikuti buruh dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, hingga Banyuwangi," ujar Ketua DPW FSPMI Jawa Timur, Jazuli, dalam keterangannya.
Rute yang akan dilewati massa meliputi Jl. Ahmad Yani, Jl. Wonokromo, Jl. Raya Darmo, Jl. Basuki Rahmat, Jl. Embong Malang, Jl. Bubutan, dan finis di Kantor Gubernur (Jl. Pahlawan).
FSPMI membawa sejumlah isu krusial dalam aksi kali ini, di antaranya pengesahan UU Ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, penghapusan sistem kerja outsourcing, penolakan kebijakan upah murah, serta menagih janji pemerintah daerah terkait pembangunan rumah murah bagi buruh dan pembentukan Satgas PHK.
Masyarakat dan pengendara diimbau untuk menghindari jalur-jalur di atas pada jam demo, mengingat seluruh massa diperkirakan akan berkumpul di depan Kantor Gubernur untuk menyampaikan orasi hingga sore hari.
(ihc/hil)
