50 Quotes untuk Rayakan Hari Kartini Bahasa Inggris dan Artinya

50 Quotes untuk Rayakan Hari Kartini Bahasa Inggris dan Artinya

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Kamis, 16 Apr 2026 11:00 WIB
Ilustrasi Hari Kartini 2026.
Ilustrasi Hari Kartini 2026. Foto: Freepik/Freepik
Surabaya -

Hari Kartini biasanya identik sama ucapan "Selamat Hari Kartini" yang manis-manis. Tapi kalau dipikir lagi, rasanya sayang banget kalau cuma berhenti di situ. Karena semangat Kartini dulu bukan cuma untuk dirayakan, tapi seharusnya dilanjutkan.

Harusnya kita sebagai perempuan bisa lebih lantang menyuarakan hal yang sama. Lebih berani bermimpi, berani bersuara, dan berani jadi diri sendiri.

Makanya, kali ini bukan kumpulan ucapan biasa. Ini adalah kumpulan kata-kata penuh semangat dari tokoh-tokoh inspiratif dunia yang punya nyala perjuangan yang sama seperti Kartini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Quotes Inspiratif Hari Kartini

Karena setiap perempuan punya versinya masing-masing dalam berjuang, kumpulan quotes ini hadir buat nemenin kamu biar tetap kuat, tetap berani, dan nggak lupa sama nilai diri sendiri.

ADVERTISEMENT
  1. There is always light, if only we're brave enough to see it. If only we're brave enough to be it.
    (Selalu ada cahaya. Tinggal kita cukup berani buat melihatnya... dan jadi bagian dari cahaya itu.)
  2. Success is getting what you want, happiness is wanting what you get.
    (Sukses itu dapetin apa yang kamu mau. Bahagia itu bisa mensyukuri apa yang kamu punya.)
  3. Women must try to do as men have tried. When they fail, their failure must be but a challenge to others.
    (Perempuan juga harus berani mencoba, sama seperti laki-laki. Kalau gagal? Ya sudah, jadikan itu jalan buat yang lain.)
  4. It is past time for women to take their rightful place, side-by-side with men, in the rooms where the fates of peoples, where their children's and grandchildren's fates, are decided.
    (Sudah waktunya perempuan berdiri sejajar, ikut ambil bagian di tempat-tempat penting, tempat keputusan besar dibuat.)
  5. When anyone tells me I can't do anything ... I'm just not listening anymore.
    (Kalau ada yang bilang aku nggak bisa... ya, sekarang aku pilih buat nggak dengerin lagi.)
  6. Whatever women do they must do twice as well as men to be thought half their inferior. Luckily, this is not difficult.

    (Seringnya, perempuan harus kerja dua kali lebih keras cuma buat dianggap setara. Tapi ya, kita mampu kok.)

  7. The most courageous act is still to think for yourself. Aloud.

    (Keberanian sejati? Punya cara pandang sendiri, dan nggak ragu buat menyuarakannya.)
  8. Courage doesn't always roar. Sometimes courage is the quiet voice at the end of the day saying, "I will try again tomorrow".

    (Berani itu bukan cuma soal bicara lantang. Kadang, berani itu cuma bilang ke diri sendiri, "Besok aku coba lagi.")
  9. A woman with a voice is by definition a strong woman. But the search to find that voice can be remarkably difficult.

    (Perempuan yang punya suara itu kuat. Tapi proses menemukan suara itu nggak selalu mudah.)
  10. Expect the unexpected, and whenever possible, be the unexpected.

    (Siap-siap sama hal yang nggak terduga. Atau sekalian, jadilah yang bikin orang lain terkejut.)
  11. Find out who you are and be that person. That's what your soul was put on this Earth to be. Find that truth, live that truth and everything else will come.

    (Kenali diri kamu, lalu jadi itu sepenuhnya. Itu tujuan kamu ada di sini.)
  12. Don't limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve.

    (Jangan ngebatesin diri sendiri. Kadang batasnya cuma ada di pikiran kita.)

  13. Make the most of yourself by fanning the tiny, inner sparks of possibility into flames of achievement.

    (Hal kecil yang kamu punya sekarang, kalau dijaga dan dikembangkan, bisa jadi sesuatu yang besar.)

  14. Don't be intimidated by what you don't know. That can be your greatest strength and ensure you do things differently from everyone else.

    (Nggak tahu sesuatu bukan kelemahan. Justru itu bisa jadi kelebihan, kamu bisa jalan dengan cara yang beda.)

  15. Don't ever underestimate the importance you can have because history has shown us that courage can be contagious and hope can take on a life of its own.

    (Jangan remehkan dampak kamu. Keberanian itu bisa nular, harapan juga.)

  16. It took me quite a long time to develop a voice, and now that I have it, I am not going to be silent.

    (Butuh waktu buat nemuin suara diri sendiri. Tapi begitu ketemu, jangan diam lagi.)

  17. Your voice can change the world. Don't let anyone tell you otherwise.

    (Suaramu penting. Bahkan bisa mengubah banyak hal.)

  18. Be brave, not perfect.

    (Nggak harus sempurna. Yang penting berani.)

  19. We need to reshape our own perception of how we view ourselves. We have to step up as women and take the lead.

    (Cara kita melihat diri sendiri juga harus berubah. Perempuan juga harus berani ambil peran.)

  20. The success of every woman should be the inspiration to another... be strong, be extremely kind, and above all be humble.

    (Kesuksesan perempuan lain itu bukan ancaman, tapi inspirasi. Tetaplah jadi orang yang tangguh, baik, dan paling penting rendah hati.)

  21. Fight for the things that you care about, but do it in a way that will lead others to join you.

    (Perjuangkan hal yang kamu pedulikan. Tapi lakukan dengan cara yang bikin orang lain ikut bergerak.)

  22. Other women who are killing it should motivate you, thrill you, challenge you, and inspire you

    (Perempuan lain yang lagi bersinar itu bukan buat bikin kamu minder, justru harusnya bikin kamu semangat, tertantang, dan makin terinspirasi.)

  23. Define success on your own terms, achieve it by your own rules, and build a life you're proud to live."

    (Tentukan sendiri arti sukses buat kamu. Jalani dengan cara kamu.)

  24. Women belong in all places where decisions are being made. It shouldn't be that women are the exception.

    (Perempuan pantas ada di semua ruang penting. Itu bukan pengecualian.)

  25. Women, they have minds, and they have souls, as well as just hearts. And they've got ambition, and they've got talent, as well as just beauty. I'm so sick of people saying that love is all a woman is fit for.

    (Perempuan itu punya pikiran, mimpi, ambisi, bukan cuma soal perasaan atau penampilan.)

  26. Think like a queen. A queen is not afraid to fail. Failure is another stepping stone to greatness

    (Berpikirlah seperti ratu. Nggak takut gagal, karena tahu itu bagian dari proses.)

  27. Feminism isn't about making women strong. Women are already strong. It's about changing the way the world perceives that strength.

    (Perempuan itu sudah kuat. Tinggal dunia aja yang perlu belajar melihatnya.)

  28. There's nothing a man can do, that I can't do better and in heels.

    (Nggak ada yang laki-laki bisa lakukan yang perempuan nggak bisa. Bahkan bisa sambil pakai heels.)

  29. They'll tell you you're too loud, that you need to wait your turn and ask the right people for permission. Do it anyway.

    (Dibilang terlalu vokal? Terlalu cepat? Nggak apa-apa. Tetap jalan.)

  30. I am grateful to be a woman. I must have done something great in another life.

    (Aku bersyukur jadi perempuan. Aku harus lakuin hal yang hebat lagi di kehidupan selanjutnya.

  31. Do not allow your talents to lie dormant, ladies. Design your own future. When you go home today, ask yourself what YOU will change. And then get started

    (Jangan biarkan bakatmu cuma jadi potensi. Kamu bisa susun masa depanmu sendiri. Mulai dengan tanya ke diri sendiri apa yang mau kamu ubah, lalu mulailah.)

  32. At the end of the day, we can endure much more than we think we can.

    (Pada akhirnya kita sadar kalau kita sering lebih kuat dari yang kita kira.)

  33. I'm willing to be seen. I'm willing to speak up. I'm willing to keep going. I'm willing to listen to what others have to say. I'm willing to be my biggest bestest most powerful self.

    (Aku berani untuk terlihat, berani bicara, berani buat terus jalan. Aku akan mendengarkan pendapat orang lain. Aku bertekad menjadi versi terbaik dari diriku)

  34. I would never sit back in a rocking chair, waiting for someone to help me.

    (Jangan nunggu diselamatkan. Kamu bisa jalan sendiri.)

  35. If you think you're a failure, you'll fail. If you think you're a winner, you'll win.

    (Kalau kamu yakin bisa, kamu akan menemukan jalannya.)

  36. Everything is within your power, and your power is within you.

    (Semua ada dalam kendali kamu. Kekuatan itu ada di dalam diri kamu.)

  37. She has fought many wars, most internal. The ones that you battle alone, for this, she is remarkable. She is a survivor.

    (Dia kuat, karena sudah melewati banyak hal, bahkan yang nggak orang lain lihat.)

  38. As women achieve power, the barriers will fall. As society sees what women can do, as women see what women can do, there will be more women out there doing things, and we'll all be better off for it.

    (Semakin banyak perempuan berdaya, semakin banyak batasan yang runtuh. Kalau makin banyak orang sadar perempuan itu bisa melakukan banyak hal dan perempuan juga saling lihat dan saling dukung akan makin banyak juga yang berani maju. Ujung-ujungnya, semua orang ikut diuntungkan.)

  39. Girls are capable of doing everything men are capable of doing. Sometimes they have more imagination than men.

    (Perempuan bisa melakukan apa saja. Kadang bahkan dengan cara yang lebih kreatif.)

  40. We may encounter many defeats but we must not be defeated.

    (Kita boleh jatuh berkali-kali. Tapi jangan berhenti.)

  41. You educate a man, you educate a man. You educate a woman, you educate a generation.

    (Kalau kamu mendidik satu laki-laki, dampaknya ke satu orang. Tapi kalau kamu mendidik satu perempuan, dampaknya bisa ke satu generasi.)

  42. Justice is about making sure that being polite is not the same thing as being quiet. In fact, oftentimes, the most righteous thing you can do is shake the table.

    (Keadilan itu bukan soal jadi sopan terus diam. Kadang, justru hal paling benar yang bisa kamu lakukan adalah berani mengguncang meja dan bersuara.)

  43. Behind every great woman ... is another great woman.

    (Di balik perempuan hebat, ada perempuan hebat lainnya yang saling dukung.)

  44. I'm not going to limit myself just because people won't accept the fact that I can do something else.

    (Aku nggak akan ngebatesin diri cuma karena orang lain belum bisa nerima kalau aku bisa lebih dari itu.)

  45. One life is all we have and we live it as we believe in living it. But to sacrifice what you are and to live without belief, that is a fate more terrible than dying.

    (Kita cuma punya satu kali hidup, dan kita menjalaninya sesuai apa yang kita yakini. Tapi kalau harus mengorbankan diri sendiri dan hidup tanpa keyakinan, itu rasanya lebih buruk dari sekadar kehilangan hidup itu sendiri.)

  46. The emerging woman ... will be strong-minded, strong-hearted, strong-souled, and strong-bodied...strength and beauty must go together.

    (Perempuan masa kini itu kuat, pikirannya kuat, hatinya kuat, jiwanya kuat, dan juga tangguh secara fisik. Kekuatan dan keindahan seharusnya jalan bareng, bukan dipisahin.)

  47. Teach her that the idea of 'gender roles' is absolute nonsense. Do not ever tell her that she should or should not do something because she is a girl. 'Because you are a girl' is never reason for anything. Ever.

    (Ajarkan bahwa konsep peran gender itu nggak masuk akal. Jangan pernah bilang dia boleh atau nggak boleh melakukan sesuatu cuma karena dia perempuan. "Karena kamu perempuan" itu bukan alasan, sama sekali bukan.)

  48. Each time a woman stands up for herself, without knowing it possibly, without claiming it, she stands up for all women.

    (Setiap kali perempuan berani berdiri untuk dirinya sendiri, tanpa sadar dia juga sedang membela perempuan lain.)

  49. I am a woman and a warrior. If you think I can't be both, you've been lied to.

    (Aku perempuan, dan aku juga pejuang. Kalau kamu pikir aku nggak bisa jadi keduanya, berarti kamu ditipu.)

  50. The biggest barrier for women is the thought that they can't have it all.

    (Hambatan terbesar bagi perempuan sering kali justru pikiran bahwa mereka nggak bisa punya semuanya.)

  51. Never be so politΠ΅ you forget your power.

    (Jangan terlalu sopan sampai kamu lupa kalau kamu punya kuasa.)

  52. Don't you worry your pretty little mind. People throw rocks at things that shine.

    (Nggak usah terlalu dipikirin. Orang memang suka melempar batu ke hal-hal yang bersinar.)

  53. I believe you'll overcome everything, a dreaming girl who is too beautiful to be faded.

    (Aku percaya kamu bisa melewati semuanya, perempuan yang penuh mimpi, terlalu berharga untuk redup begitu saja.)

  54. Most lose their dreams. They even try hard to forget that they've lost their dreams. I hope that you'll keep it dearly until that dream becomes real.

    (Banyak orang kehilangan mimpinya, bahkan sampai berusaha melupakannya. Aku harap kamu tetap menjaganya baik-baik, sampai mimpi itu benar-benar jadi nyata.)

  55. Women must try to do things as men have tried. When they fail, their failure must be but a challenge to others.

    (Perempuan juga harus berani mencoba, seperti laki-laki selama ini mencoba. Dan kalau gagal, jadikan itu bukan akhir, tapi tantangan untuk yang lain.)




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads