Kabar Baik! Jalan Duduksampeyan-Manyar Gresik Segera Tersambung

Kabar Baik! Jalan Duduksampeyan-Manyar Gresik Segera Tersambung

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 15 Apr 2026 17:45 WIB
Jalan penghubung Duduksampeyan-Manyar yang telah diperbaiki
Jalan penghubung Duduksampeyan-Manyar yang telah diperbaiki/Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim
Gresik -

Kabar gembira untuk warga Gresik. Salah satu proyek infrastruktur strategis, yakni Jalan Duduksampeyan-Manyar hampir tuntas dan tinggal menyisakan pengerjaan sepanjang 3 kilometer lagi. Nantinya, jika jalan ini jadi, masyarakat tak perlu putar balik jauh.

Sebelumnya, Duduksampeyan telah tersambung dengan Betoyoguci. Pembangunan jalan ini dilakukan secara bertahap dan tahun ini ditargetkan rampung sampai Manyar.

"Untuk pekerjaan tahun 2025, pembangunan Jalan Raya Duduksampeyan-Betoyoguci sudah selesai. Termasuk Jembatan Kemudi juga telah rampung, baik struktur utama maupun fasilitas pelengkapnya," ujar jelas Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembiayaan proyek yang dilanjutkan tahun ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Salah satu paket pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah betonisasi jalan sepanjang kurang lebih 600 meter yang masih dalam proses tender.

ADVERTISEMENT

"Lokasinya dari titik yang bersinggungan dengan jalan nasional di wilayah Duduksampeyan hingga mengarah ke Petis Benem. Pekerjaan betonisasi ini menjadi bagian dari penyambungan jalur yang masih tersisa," jelasnya.

Tak hanya itu, DPUTR juga mengeruk lahan di Desa Kemudi untuk membuka akses baru bagi warga. Sebelumnya area itu merupakan tambak yang telah dibebaskan oleh Pemkab Gresik.

"Sekarang masih pengerukan, baru mencapai 400 hingga 500 meter. Sehingga, memang belum sepenuhnya tembus," paparnya.

Ruas jalan Duduksampeyan-Betoyoguci memiliki panjang sekitar 10 kilometer. Jalur tersebut melintasi sejumlah desa. Di antaranya Desa Duduksampeyan, Petis Benem, Samirplapan, Kawistowindu, Kemudi, Betoyo Kauman hingga Betoyoguci. Saat ini pembangunan jalan fokus pada penyambungan trase.

"Untuk benar-benar tersambung penuh, masih ada sekitar tiga kilometer lagi yang harus diselesaikan. Setelah trase tembus, baru dilakukan peningkatan kualitas jalan melalui perkerasan beton maupun aspal," beber Eddy.

Eddy menegaskan, pembangunan jalur alternatif ini menjadi perhatian khusus Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sejak awal menjabat, Gus Yani terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, utamanya jalan untuk mempercepat konektivitas antarwilayah.

Keberadaan jalan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat. Warga Gresik tak perlu memutar sampai wilayah Manyar.

"Jika jalur alternatif ini sudah berfungsi penuh, akses antarwilayah akan lebih cepat dan tentu berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat," tukasnya.

Alamsyah, warga Jatirembe mengaku senang ketika mendengar progres pembangunan jalan tersebut. Dia memang sudah lama menantikan proyek tersebut tuntas, karena waktu perjalanannya akan lebih efisien.

"Alhamdulillah jika hampir selesai. Saya kalau mau ke Manyar jadi lebih dekat, lebih hemat waktu," ucapnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads