Tim Kedokteran Forensik dan Medikolegal Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota mengungkap penyebab kematian eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Imam Muslimin. Dokter menyatakan penyebabnya adalah mengarah ke asfiksia.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo menyampaikan bahwa proses visum et repertum jenazah Imam Muslimin tuntas dilakukan di RSSA Kota Malang.
Hasil visum diketahui penyebab kematian tersangka kasus pelecehan dan pornografi itu mengarah ke asfiksia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dokter menyimpulkan tanda-tanda menonjol ke arah asfiksia," ujar Rahmad Aji Prabowo saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026), petang.
Rahmad Aji menjelaskan bahwa penyidik sebelumnya mengagendakan untuk melakukan pemeriksaan dengan status pelapor di Satreskrim Polresta Malang Kota siang tadi.
"Yang bersangkutan sebagai pelapor perkara di Resmob," tegasnya.
Proses visum et repertum tuntas dilakukan petang tadi. Jenazah kemudian dibawa ke tempat asal Yai Mim di Kabupaten Blitar.
Baca juga: Yai Mim Tersangka Pornografi Meninggal Dunia |
"Habis magrib selesai (visum), langsung dibawa ke Blitar untuk dimakamkan," kata Rahmad Aji.
Pemakaman jenazah Yai Mim di Blitar juga disebut atas permintaan keluarga. Setelah proses visum tuntas digelar, jenazah langsung dibawa ke Blitar. "Permintaan keluarga," pungkas Aji.
Sebelumnya, tersangka kasus pornografi, Imam Muslimin atau Yai Mim meninggal dunia. Yai Mim meninggal saat hendak menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota.
"Iya benar, tersangka Imam Muslimin meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Shobikin saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
(auh/abq)











































