TNBTS Serukan Gerakan Bawa Turun Sampah demi Kelestarian Bromo

TNBTS Serukan Gerakan Bawa Turun Sampah demi Kelestarian Bromo

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 10 Apr 2026 21:30 WIB
Gerakan bawa turun sampahmu
Gerakan bawa turun sampahmu (Foto: Istimewa)
Malang -

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengeluarkan imbauan tegas bagi para pelancong yang berkunjung ke Gunung Bromo. Wisatawan kini diminta untuk senantiasa menerapkan gerakan bawa turun sampahmu sebagai langkah nyata menjaga kelestarian alam di kawasan konservasi tersebut.

Ketua Tim Data Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara menekankan pentingnya kesadaran pribadi dalam menjaga ekosistem.

"Demi kelestarian dan kenyamanan bersama pengunjung taman nasional agar menerapkan gerakan bawa turun sampahmu, membawa kembali sampah pribadi," ujar Hendra kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seruan untuk membawa turun sampah ini merupakan tindak lanjut dari aksi bersih-bersih besar-besaran yang digelar TNBTS bersama tim gabungan pada Senin (6/4).

ADVERTISEMENT

Dalam aksi tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sampah dengan total berat mencapai 963 kilogram yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman plastik.

Temuan hampir satu ton sampah tersebut berasal dari berbagai titik vital seperti kawasan Lautan Pasir, Jemplang, hingga area Penanjakan.

Seluruh sampah yang berhasil diangkut kemudian langsung dievakuasi menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poncokusumo di Kabupaten Malang. Hendra mengingatkan bahwa kepedulian wisatawan adalah kunci utama karena alam Bromo merupakan warisan yang harus dijaga bersama-sama.

Sebagai upaya preventif, pihak otoritas menyarankan wisatawan untuk mulai beralih menggunakan botol minum atau tempat makan dari bahan yang bisa didaur ulang.

Hal ini senada dengan penegasan Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani yang menyebutkan bahwa fasilitas penunjang sebenarnya sudah tersedia di setiap armada wisata.

"Sebenarnya di masing-masing jip wisata di Gunung Bromo telah dilengkapi kantong sampah untuk menampung sampah yang dibawa oleh para wisatawan. Itu sebagai fasilitas yang tujuannya untuk mencegah pengunjung membuang sampah di sembarang tempat," kata Septi terpisah.

Septi kembali menegaskan bahwa pengunjung dilarang keras membuang sampah sembarangan di seluruh area Gunung Bromo.

Mengingat statusnya sebagai kawasan konservasi, kesadaran pengunjung menjadi harapan besar bagi pihak pengelola.

"Karena ini kawasan konservasi ya, kami berharap ke depannya pengunjung bisa semakin peduli terhadap kebersihan di sana," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads