Jemaah Haji Lamongan 2026: Paling Muda 17 Tahun-Tertua 90 Tahun

Jemaah Haji Lamongan 2026: Paling Muda 17 Tahun-Tertua 90 Tahun

Eko Sudjarwo - detikJatim
Kamis, 09 Apr 2026 17:30 WIB
Calon Jemaah Haji 2026 asal Lamongan
Calon Jemaah Haji 2026 asal Lamongan (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Keberangkatan jemaah haji asal Lamongan tahun 1447 Hijriah/2026 M menyimpan cerita menarik dari sisi usia. Dari ribuan calon jemaah, terdapat sosok termuda berusia 17 tahun hingga jemaah tertua yang telah menginjak usia 90 tahun.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) 2026, jemaah termuda tercatat atas nama Najwa Amelia Huda, warga Kecamatan Solokuro. Ia akan berangkat ke Tanah Suci pada usia 17 tahun.

Sementara itu, jemaah tertua adalah Mujiono bin Purwo, warga Kecamatan Kedungpring, yang tetap bersemangat menunaikan ibadah haji di usia 90 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur membenarkan data tersebut. Ia menyebut keberagaman usia jemaah menjadi gambaran bahwa ibadah haji dapat dijalani oleh berbagai kalangan.

"Tahun ini ada jemaah termuda usia 17 tahun dan tertua 90 tahun. Ini menunjukkan bahwa panggilan berhaji tidak mengenal batas usia, selama ada kesiapan," kata Abdul Ghofur kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, seluruh jemaah telah melalui tahapan verifikasi dan pemeriksaan kesehatan. Namun, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia.

"Untuk jemaah lansia seperti Mbah Mujiono, pendampingan petugas akan lebih intensif agar tetap nyaman selama menjalankan ibadah di Arab Saudi," tambahnya.

Di sisi lain, keberangkatan Najwa yang masih berusia belia diharapkan bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk merencanakan ibadah haji sejak dini.

Secara keseluruhan, Lamongan memberangkatkan sebanyak 2.768 jemaah pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, kelompok usia 51-60 tahun mendominasi dengan total 881 jemaah. Pihak Kementerian Haji dan Umrah Lamongan juga mengimbau seluruh jemaah, baik muda maupun lansia, untuk menjaga kebersamaan dan saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Total keberangkatan terbagi dalam 8 kloter, dengan rincian 6 kloter utuh dari Lamongan masing-masing berisi 380 jamaah, serta 2 kloter gabungan bersama Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Untuk mendukung pelayanan, terdapat PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) 13 orang, TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter) 13 orang, PHD (Petugas Haji Daerah) 8 orang, dan PIH KBIHU (Pembimbing Ibadah Haji KBIHU) 10 orang.

Adapun jadwal keberangkatan jamaah haji Kabupaten Lamongan dimulai pada 29 April 2026, dengan 5 kloter (kloter 30, 31, 32, 33, dan 34) sebanyak 1.722 jamaah. Selanjutnya, 2 kloter (35 dan 36) akan diberangkatkan pada 30 April 2026 dengan jumlah 751 jamaah, serta kloter 37 sebanyak 285 jamaah akan berangkat pada 1 Mei 2026 mendatang.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads