Inayah Wahid dan Lora Asal Sumenep Ternyata Menikah Sejak 2025

Inayah Wahid dan Lora Asal Sumenep Ternyata Menikah Sejak 2025

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 07 Apr 2026 11:50 WIB
Pernikahan Putri Gus Dur Inayah Wahid dengan Lora asal Sumenep
Pernikahan Putri Gus Dur Inayah Wahid dengan Lora asal Sumenep/Foto: Istimewa
Sumenep -

Kabar bahagia pernikahan putri almarhum Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wahid, dengan pengasuh muda pesantren asal Sumenep, Muhammad Shalahuddin atau Lora Mamak, ternyata bukan peristiwa baru. Keduanya diketahui telah resmi menikah sejak awal 2025, meski baru ramai akhir-akhir ini.

Kabar tersebut diungkapkan Mohammad Hosnan Nafie, bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Annuqayah sekaligus Rektor Universitas Annuqayah Guluk-Guluk.

"Ning Inayah Wahid binti KH. Abdurrahman Wahid menikah dengan Muhammad Shalahuddin atau Lora Mamak bin KH. Abd. Warits Ilyas. Keduanya telah diakadkan pada Rabu, 22 Rajab 1446 Hijriah, bertepatan dengan 22 Januari 2025 di Ciganjur dengan wali nikah Umar Wahid," ujar KH. Hosnan, Selasa (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pernikahan keduanya memang digelar secara sederhana dan tertutup di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Meski akad nikah berlangsung secara tertutup, momen kebersamaan keduanya kembali terlihat saat prosesi resepsi di lingkungan pesantren. Prosesi pernikahan digelar di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Sumenep, Madura, pada Minggu (5/4/2026).

Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dua keluarga besar, terutama saat kunjungan keluarga Gus Dur ke Ponpes Annuqayah usai Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Menyambut kunjungan keluarga besar almarhum KH. Abdurrahman Wahid di PP Annuqayah Guluk-Guluk, sekaligus silaturahmi dua keluarga besar pasangan suami istri," ungkap KH. Hosnan.

Lora Mamak atau Muhammad Shalahuddin dikenal sebagai salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Annuqayah, khususnya di wilayah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep.

Mengutip laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), ia lahir pada 16 April 1982 dan merupakan putra dari almarhum KH. A. Warits Ilyas, ulama yang juga dikenal sebagai tokoh politik dengan reputasi bersih.

Dalam kesehariannya, Lora Mamak melanjutkan peran keluarga dalam mengelola pendidikan pesantren dengan menekankan nilai moral, spiritual, serta kemandirian.

Perjalanan pendidikan Lora Mamak juga cukup panjang. Ia mengawali pendidikan dari lingkungan pesantren Annuqayah, kemudian melanjutkan ke MAK Tebuireng di Jombang.

Setelah itu, ia menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sekembalinya ke Indonesia, ia melanjutkan studi di UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Indonesia, hingga Universitas Gadjah Mada.

Pernikahan ini mendapat sambutan hangat dari kalangan pesantren dan keluarga besar Nahdlatul Ulama. Hubungan dua keluarga besar ini dinilai semakin mempererat jejaring keilmuan dan silaturahmi.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads