Sosok Lora Mamak, Suami Putri Gus Dur Inayah Wahid

Sosok Lora Mamak, Suami Putri Gus Dur Inayah Wahid

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 07 Apr 2026 10:45 WIB
Pernikahan Putri Gus Dur Inayah Wahid dengan Lora asal Sumenep
Pernikahan Putri Gus Dur Inayah Wahid dengan Lora asal Sumenep/Foto: Istimewa
Sumenep -

Kabar pernikahan putri almarhum Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yakni Inayah Wahid, dengan pengasuh muda pesantren Muhammad Shalahuddin atau Lora Mamak menyita perhatian publik. Sosok Lora Mamak pun ikut menjadi sorotan, terutama latar belakang keluarga hingga rekam jejak pendidikannya.

Kabar bahagia ini dibenarkan oleh Mohammad Hosnan Nafie, bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Annuqayah sekaligus Rektor Universitas Annuqayah Guluk-Guluk.

"Ning Inayah Wahid binti KH. Abdurrahman Wahid menikah dengan Muhammad Shalahuddin atau Lora Mamak bin KH. Abd. Warits Ilyas," ujar KH. Hosnan, Selasa (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pernikahan keduanya sebenarnya telah berlangsung sejak awal 2025.

ADVERTISEMENT

"Keduanya telah diakadkan pada Rabu, 22 Rajab 1446 Hijriah, bertepatan dengan 22 Januari 2025 di Ciganjur dengan wali nikah Umar Wahid," terangnya.

Meski akad nikah digelar sederhana dan tertutup di Ciganjur, momen kebersamaan keduanya kembali terlihat dalam prosesi resepsi di lingkungan pesantren. Prosesi pernikahan digelar di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Sumenep, Madura, pada Minggu (5/4/2026).

Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dua keluarga besar, termasuk saat kunjungan keluarga Gus Dur ke Ponpes Annuqayah usai Lebaran 2026.

"Menyambut kunjungan keluarga besar almarhum KH. Abdurrahman Wahid di PP Annuqayah Guluk-Guluk, sekaligus silaturahmi dua keluarga besar pasangan suami istri," ungkap KH. Hosnan.

Profil dan Latar Belakang Lora Mamak

Lora Mamak atau Muhammad Shalahuddin merupakan salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Annuqayah, khususnya di wilayah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep.

Mengutip laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), ia lahir pada 16 April 1982. Ia merupakan putra dari almarhum KH. A. Warits Ilyas, ulama yang juga dikenal sebagai tokoh politik dengan reputasi bersih.

Sebagai bagian dari keluarga besar pesantren, Lora Mamak melanjutkan peran ayahnya dalam mengelola pendidikan. Dalam kesehariannya, ia dikenal menekankan nilai moral, spiritual, serta kemandirian dalam sistem pendidikan pesantren.

Perjalanan pendidikan Lora Mamak terbilang panjang. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Jombang di MAK Tebuireng, sebelum akhirnya memperluas wawasan ke luar negeri dengan menempuh studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Sekembalinya ke Indonesia, ia melanjutkan pendidikan di sejumlah kampus ternama, yakni UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Indonesia, hingga Universitas Gadjah Mada.

Pernikahan ini mendapat sambutan hangat, terutama dari kalangan pesantren dan keluarga besar Nahdlatul Ulama. Hubungan dua keluarga besar ini dinilai semakin mempererat jejaring keilmuan dan silaturahmi di lingkungan pesantren.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads