Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung memastikan tanah longsor di bukit Tunggulmanik bukan lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ini mengklarifikasi atas berita yang ditulis detikJatim pada Jumat (3/4/2026).
Kaur Pembangunan Desa Kradinan, Bambang mengatakan, titik longsor pada rencana awal lokasi pembangunan KDKMP Kradinan akan ditempatkan di kawasan Bukit Tunggulmanik. Proses perataan lokasi sempat dilakukan dan telah selesai.
Namun, karena kondisi lahan yang labil dan dinilai kurang memadai, akhirnya titik pembangunan tersebut masih tinjau ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, pada Kamis (18/4/2026) terjadi hujan deras hingga mengakibatkan tanah urukan dari pembuangan perataan lahan itu terbawa air turun ke bawah," kata Bambang, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, lokasi tersebut tidak tepat pada lahan yang awalnya akan dimanfaatkan untuk pembangunan KDKMP Kradinan. Namun, aliran tanah yang melorot hanya terjadi di tempat pembuangan tanah uruk di seberang jalan.
Selain itu, pihaknya menegaskan kejadian bencana alam tersebut tidak sampai mengenai rumah warga atau mengancam belasan rumah warga yang ada di bawahnya.
"Awalnya itu warga memang khawatir karena rumah mereka di bawah Bukit Tunggulmanik. Tapi kemarin kami cek, ternyata aliran tanah itu justru mengarah ke sawah," imbuhnya.
Sementara itu, saat ini di lokasi tanah urukan tersebut, BPBD Tulungagung telah memasang 20 lembar terpal untuk meminimalisir terjadinya longsor susulan. Rencananya, BPBD juga akan memasang penahan tambahan agar lebih kuat.
"Memang betul saat itu ada dua longsor, tapi beda lokasi. Satu titik di Tunggulmanik dan yang satu titik di Dusun Krajan, ada tebing di belakang rumah Pak Sugiono longsor dan menimpa rumah," jelasnya.
Bambang menjelaskan, lokasi rumah Sugiono berjarak 500 meter dari titik longsor di Bukit Tunggulmanik. Di sisi lain pemerintah desa menyebut terkait pembangunan KDMP Kradinan telah dievaluasi dan menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
"Kami masih belum tahu apakah lokasinya nanti tetap di situ atau dipindah ke lokasi lain. Tapi yang perlu diketahui, di Kradinan ini memang sulit untuk mencari lahan datar," imbuh Bambang.
"Demikian yang kami sampaikan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. Jadi kami tegaskan lokasi KDMKP tidak longsor," ujarnya.
